Dan Nirvana akan Menjadi
Lebih Baik
Ketimbang The Melvins!
Setelah
berselancar kesana kemari di dunia maya, saya
menemukan artikel pertama yang memperkenalkan
Nirvana ke masyarakat luas. Artikel ini dimuat di
fanzine Backlash(*) yang berbasis di Seattle,
Washington, Amerika Serikat. Fanzine ini diurus
seorang perempuan bernama Dawn Anderson.
Dawn agaknya jeli dengan bakat besar Kurt Cobain.
Saat artikel ini diterbitkan pada September 1988,
Nirvana
–yang
baru memiliki single pertama dengan dua lagu–
untuk pertama kali tampil di acara Sub Pop. Kurt
baru berusia 21 tahun waktu itu. Namun, Nirvana
batal tampil karena mereka masih gugup.
Remaja Selamanya: The WHO
Dalam sebuah wawancara, gitaris Rolling Stones Keith
Richard mengenang masa-masa terbaik di era 1960-an.
Lalu Richard menyebut satu nama: The Who. Bagi
Richard, The WHO adalah yang paling kontemporer
dalam “british invation”.
Sementara mengenai hari-hari
pertama Stones dan The Beatles tampil di Amerika
Serikat sebagai seniman rock and roll berwibawa dari
seberang lautan, Richard sedikit merendah. Menurut
Richard, apa yang mereka mainkan sebenarnya adalah
memainkan kembali musik yang mereka pelajari dari
daratan Amerika. “Bukankah kami menjual ‘kembali’
apa yang mereka mainkan?” Demikian Richard berkata.
Bagi siapapun yang ingin berkontribusi tulisan berupa Artikel, Opini, Literatur, dsb, silahkan kirim ke
redaksi via surat elektronik: info@jurnallica.com