RECOMMENDED GET The STUFF  DOWNLOAD  STREAMING BURN-BABY-BURN!

 MORE REVIEW

COHEED AND CAMBRIA - Year of the Black Rainbow CD

(COLUMBIA/ROADRUNNER, 2010)

 

Tracklist:

1. One
2. The Broken
3. Guns of Summer
4. Here We Are Juggernaut
5. Far
6. This Shattered Symphony
7. World of Lines
8. Made Out of Nothing (All That I Am)
9. Pearl of the Stars
10. In the Flame of Error
11. When Skeletons Live
12. The Black Rainbow

Jika (dan hanya jika) Anda penggemar Star Wars atau fan sejati Coheed and Cambria (CaC), maka “Year of the Black Rainbow”, rilisan tergress Claudio Sanchez dkk, akan bisa dinikmati dengan mudah.

Tak susah untuk menggelari “Year of the Black Rainbow” sebagai rilisan yang hit or miss. Setelah dua seri pemuncak saga The Amory Wars [Good Apollo I’m Burning Star I dan II], “Year of the Black Rainbow” seperti mengkhianati nuansa retro-prog ataupun proto-metal yang kental di dua pendahulunya. Kontan, siapapun yang mengira CaC adalah avatar selanjutnya dari Giddy Lee dan konco-konconya segera lari tunggang langgang. Claudio Sanchez, mastermind di balik semua konsep CaC, seperti berkata lantang pada penggemarnya: “Fuck you, kami lebih patuh pada sabda George Lucas daripada pujianmu”.

Maka lahirlah sebuah album yang ditetak dengan logika penceritaan Lucas. “Year of the Black Rainbow” sejajar dengan trilogi prequel Star Wars yang digurat oleh George Lucas. Baik Claudio maupun Lucas sepakat bahwa prequel tak selama selalu lebih proto dari lakon utama. Maka, jika Lucas memperkenalkan lightsaber yang lebih menyala serta yoda yang selincah guru salah satu tokoh Saint Seiya, Claudio menerjemahkan logika Lucas tersebut dalam sebuah album dengan sound yang terdengar modern alih-alih retro. “Year of the Black Rainbow” lebih mirip sebuah lompatan sound dari allussion musik 70-80an menuju sebuah saga musikal abad 21.

Ini inti masalahnya: “Year of the Black Rainbow” terdengar saudara tiri dari semua album CaC. Sejatinya, album ini tak jauh beda hanya saja bungkusnya lian dari yang lain. Walaupun anda tidak akan berdosa sedikitpun jika mengatakan ada beberapa elemen baru dalam album ini. "Guns of Summer" misalnya, menawarkan riffing kompleks dan drumming rumit yang tak pernah terdengar di album CaC lainnya. Komposisi ini seakan lahir kelatahan kronis Chriss Pennie bermain komposisi yang mathy walaupun, well, hasilnya lebih nyerempet Battles daripada The Dillinger Escape Plan, orkes lawasnya. Entahlah, apakah Chriss juga yang bertanggung jawab dibalik masuknya porsi bebunyian elektronik yang lebih besar [Jangan lupa ia masih bercokol di DEP pada masa “Miss Machine”] hingga album ini terdengar lebih "futuristik". Bisa jadi, ini adalah sublimasi alter ego Claudio yang lebih elektronik, "The Freedom Prize Fighter", yang tiba mencuat. Detil-detil inilah yang saya, dengan rendah hati sembari nekad, sandingkan dengan lightsaber yang lebih sakti, tata aksi yang lebih detil dan Master Yoda yang, yahh, lebih hijau dalam Trilogi Prekuel Star wars.

Hanya saja, sejatinya deep down inside, “Year of the Black Rainbow” adalah sekumpulan reprise dan rekoleksi dari kesuluruhan Saga musikal, The Amory Wars. Album ini terdengar jauh lebih pop dari ending kembar, “Good Apollo I’m Burning Star”. Claudio dkk seakan bertolak kembali ke dasar karir mereka ketika mereka lebih mirip Brand New ketimbang Rush apalagi Iron Maiden [Hey, mereka mengcover The Trooper!]. Silahkan dengarkan "Far" yang sepintas mirip "Blood Red Summer", atau "When Skeletons Live" yang menyulap suara Claudio menjadi lebih segar. Sementara, "Pearls of the Stars" yang sejenak terdengar hendak menjungkalkan Smashing Pumpkins’ Disarm, meneruskan  benang merah ballad yang dimulai "Light and the Glass", "Wake up", lalu "Mother Superior". Maka, jelaslah sudah bahwa “Year of the Black Rainbow” tak berbeda dengan dengan karya CaC lainnya, layaknya attack of the clones sebanding dengan Return of the Jedi.

Tidak percaya? Putar sendiri albumnya. Saya tidak bertanggung jawab atas adiksi yang akan muncul. May the force be with you! [Inerciatic  Manneken]

posted: May '10.