1. Into the Row (Intro)
2. Rock Live at Roller Coaster
3. Gang Bang Glam Rock
4. Hotel Berhala
5. Tong Setan
6. Tong Setan (Karaoke version)
Inisiatif bagus bagi
Yes No Wave yang merampung-kan materi-materi ben dari komunitas
underrated walau dalam versi live. Mengingat banyak ben
daerah yang seharusnya perlu diekspos walau bermodalkan semangat.
Terlebih lagi, banyak khasanah musik yang justru kami dapati bukan
berasal dari kota yang dianggap sentral permusikan Indonesia.
Sangkakala adalah kumpulan mahasiswa seni rupa Bantul yang
cukup eksis berkeliaran di gigs musik Jogjakarta. Materi live
ini direkam sewaktu mereka beraksi pada event "Jogja Biennale X".
Meski direkam menggunakan sistem track namun hasil sound tak jauh
beda dengan sound panggung acara 17-an.
Entah sebelumnya
mereka telah merilis suatu rekaman atau belum, namun crowdssepertinya
cukup familiar
dengan materi-materi yang Sangkakala mainkan. Pada beberapa part lagu,
terdengar crowds asyik
ber-singalong.
Mungkin maksud hati
ben ini ingin seperti grup power metal/glam rock pada umumnya. Namun
ketukan dram dan mentalnya yang nge-punk membuat ben ini terdengar berbeda
jalur. Melodi gitar yang sudah berbelit-belit belum bisa dijadikan modal
utama genre yang dimaksud. Bahkan jeritan vokal yang (ingin) melengking ala vokalis
hair-rock masih terkesan maksa. Sang vokalis bisa saja berpledoi dalam
syair "Rock Live at Roller Coaster": “Tak perlu teknik teriakan
vocal yang unggul/ Coba pecahkan sunyinya dunia.” Namun pada beberapa
sektor, ben ini masih perlu pembenahan –walau untuk persiapan manggung – agar semakin mencakar-cakar.
Ada 4 lagu (plus
intro) yang berhasil direkam dan layak dengar, termasuk sebuah
cover"Hotel Berhala"-nya ben punk rock Jogjakarta,
LAGA BARA dengan aransemen rock Sangkakala. Yang cukup menggelitik
adalah, lagu pamungkas "Tong Setan" juga dihadirkan dalam versi
Karaoke, hehehe.
Atmosfir panggung yang
penuh celetukan, guyonan Jawa, atau sekedar sambutan vokalis secara tak sadar
membuat saya mendadak tertawa geli namun penasaran. Bahkan, berdasarkan
info dari press releases, pertunjukan Sangkala ini seperti
fashion show lengkap dengan pesta kembang apinya. Wah, alangkah
menariknya lagi bila materi live Sangkakala ini juga tersedia
format video atau YouTube. "Demi tuhan! Hentikan acara ini...!" /
"Demi
tuhan! Hentikan acara ini...!" Hehehe.