JAKARTA
FANTASTIKPOP FESTIVAL 2011 Sabtu,
18 Juni 2011 @
Istora Senayan, Jakarta, Indonesia
"Demam Pop Korea"
Demam
musik “Kpop” (baca: Korean Pop) sepertinya sedang mewabah skena
musik Indonesia belakangan ini. Baru 2 pekan yang lalu, di tempat yang
sama, Istora Senayan kembali menghadirkan pentas musik akbar Korea
bertajuk
“Jakarta FantastiKpop Festival 2011” pada 18 Juni 2011. Pemprakarsanya
adalah promoter anyar BlackRock Entertainment
yang menggiring 5 artis/grup Korea, yakni: 2AM, miss A, San E,
Joo, dan Kim Hyung Joon –hampir seluruh artis bernaung di bawah satu
manajemen, JYP
Entertainment.
Menurut
pengamat musik Bens Leo, promoter Indonesia dinilai agak terlambat
memasukkan artis-artis Korea. Sebab genre Kpop ini sudah merebak sejak 2
tahun lalu. “Sebetulnya di Korea sendiri sejak 5 tahun yang lalu, mereka
sudah mempersiapkan diri untuk menjadi pionir budaya pop (di Asia),”
jelas Leo pada Jurnallica. Kompetitornya saat itu adalah Jepang. Hanya
saja,
musiknya cenderung nge-rock, maka muncullah istilah “J-Rock”.
Sedang di Kpop, elemen-elemen yang menjadi magnet banyak orang adalah penggabungan antara fashion dengan musik,
tentunya selain penampilan fisik yang menarik.
Roller
coaster
pertunjukan dimulai dari Joo pada jam 7 malam. Meski tampil solo dengan postur mungil nan menggemaskan, Joo mampu menyulut histeria
ribuan penonton. Sayangnya, setlist Joo terlalu singkat dengan
menyanyikan 4 lagu. Ukuran panggung pun terlalu lapang untuknya seorang
diri. Apalagi seluruh artis tampil
tanpa ben pengiring, jadi mirip seperti lipsync.
Selanjutnya, kumpulan pria tampan, 2AM langsung berjejer di atas
panggung dan melantunkan ‘Can't Let You
Go Even If I Die’. Banyak yang mengira boy band yang terdiri Jo
Kwon, Changmin, Seulong, & Jinwoon ini adalah headliner acara.
Dan lagi,
para penggemar harus sedikit kecewa, karena performa 2AM di Jakarta
minus Jinwoon
–yang
sedang menyelesaikan album solonya.
Sebelumnya, pada Maret 2011, Jakarta juga pernah kedatangan boy band
Korea
–dengan nama yang hampir sama–
2PM. Rupanya, baik 2AM
ataupun 2PM adalah ‘reinkarnasi’ dari sebuah boy band ONE DAY
yang memiliki 11 personil.
Habis
berbalada galau dengan 2AM, pentas kembali digairahkan oleh San E berserta
sexy dancers-nya.
Dibanding seluruh para penampil,
San E yang paling komunikatif dengan penonton karena ia cukup lancar
berbahasa Inggris. Masih menurut Bens Leo, kurangnya artis-artis Korea
dalam menguasai bahasa Inggris dinilai sebagai salah satu kelemahan,
khusunya untuk berinteraksi di sebuah show. Itulah, kadang kehadiran
penerjemah di atas panggung terlihat cukup mengganggu.
San E pun sempat
mengisahkan, di Korea ia pernah jatuh hati pada seorang wanita Indonesia
bernama Putri. Maka, saat tampil di Jakarta ia ingin mencari Putri di antara 2000 penonton dalam
acara itu sampai akhirnya mengangkut seorang penonton berjilbab
ke atas panggung. Well, apakah Putri yang dicintai San E
mengenakan jilbab?
Kemudian, giliran Kim Hyung Joon mengisi panggung.
Sebagaimana San E, Joon juga tampil enerjik bersama para
penari latarnya dengan membawakan 4 lagu. Joon adalah satu-satunya
artis di luar manajemen JYPE yang menggantikan Lee Hyun –yang
terlanjur tertera di promo acara. Hal ini dilakukan promoter demi
janjinya menghadirkan 5 artis dalam Jakarta FantastiKpop Festival 2011.
Menurut manajemen, batalnya Hyun
dikarenakan persiapan comeback ke grup lamanya, 8EIGHT.
Klimaks acara dihabiskan oleh miss
A. Girl group yang terdiri dari Fei, Jia, Min, & Suzy sebenarnya baru berembuk
tahun lalu.
Hingga kini, miss A sendiri belum memiliki album penuh –selain
2 EP dan beberapa single.
Itulah mengapa pertunjukan-pertunjukan musik Korea dihadiri segambreng artis. Karena
banyak di antara mereka belum memiliki album penuh.
Tapi, dari seluruh penampil sebelumnya, miss A paling
banyak memilki repertoar –walau beberapa
lagunya adalah cover.
Dimulai lagu ‘Breath’ yang berirama danceable lalu berlanjut
dengan single 2011 mereka, ‘Love Again’. Selain anggotanya
terdiri wanita-wanita cantik dan sexy, dominan tarian di setiap
lagunya membuat mereka makin memikat. Sebelum mengcover ‘Poker Face’-nya
Lady Gaga
–yang lebih tepatnya karaoke–,
Fei dan Jia menampilkan atraksi
dansa solonya dengan iringan lagu-lagu orang, seperti ‘Run the World (Girls)’-nya
Beyonce, dll.
Aksi panggung kwartet tersebut akhirnya ditutup dengan single terbesarnya,
‘Bad Girl, Good Girl’ yang
meraih 8 award di negaranya. Hanya saja, minimnya durasi show setiap
line-up,
membuat pertunjukan selama 2,5 jam ini terasa serba nanggung.
Atas: miss A,
Tengah: Kim Hyung Joon, Bawah: 2AM + Joo (presscon)