RELATED REPORTS 2011

 REPORTS 2010

 REPORT

Sara Bareilles "Live in Jakarta"
Kamis
, 12 Mei 2011 @ Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Indonesia

 

Sara Bareilles - Live in Jakarta

"Intim & Hangat"

Tennis Indoor Senayan sepertinya menjadi lokasi andalan bagi promoter JAVA Musikindo setiap menggelar konser-konser artis/grup mancanegara di Jakarta. Apapun genre-nya, hampir semua dituangkan dalam ruang yang sama. Kalaupun penonton lebih berkuantitas, tinggal beralih ke ruang tetangga, Istora Senayan. Saat menggelar konser Sara Bareilles di Jakarta (12/05), tak seperti biasanya Tendor berisi deretan bangku yang berpundi-pundi dari festival hingga tribun, membuat ruang olahraga tersebut terlihat mirip pertunjukan teater. Padahal, jika ingin mencari lokasi yang serupa, kami rasa di ibu kota masih banyak alternatifnya.

Mulai jam 8 malam, gitaris Javier Dunn membuka pertunjukan secara solo –sebelum ia “turun jabatan” menjadi musisi pengiring Bareilles. Dengan format akustik, Dunn hanya menyuguhkan 4 lagu. Namun, ia sempat membuat penonton singalong saat menyelipkan ‘Marry You’-nya Bruno Mars di lagu terakhir.

Selang tak berapa lama kemudian, intro ‘Kaleidoscope Heart’ berkumandang menandakan esensi pertunjukan segera dimulai. Satu persatu, Sara Bareilles beserta ben pengiringnya menampakan diri ke atas panggung yang disambut sorak sorai penonton. Tampil mengenakan kostum serba hitam dengan rambut panjangnya yang tersanggul, Bareilles langsung memencet tuts piano untuk memainkan ‘Uncharted’. Lagu tersebut mengisahkan pengalaman pahitnya oleh penulis block setelah merilis album “Little Voice”. Bahkan, judul album barunya, “Kaleidoscope Heart” diambil dari potongan lirik bridge lagu tersebut.

Beres lagu pertama, Bareilles langsung menawarkan lagu cover. U guys like bad words?” tanya Bareilles ke 1500-an penonton yang hadir. Jawabannya pun hanya jeritan-jeritan girang. “Ok. Want to singalong some bad words?” kembali Bareilles meyakinkan. Lalu meluncur lah lagu ‘Fuck You’ dari Cee Lo Green yang vulgar itu. Tanpa merasa beban, di bagian reff lagu tersebut penonton dengan kompak mengucapkan kalimat yang begitu eksplisit: “Fuck You!”. Yeah. Untung saja Lembaga Sensor tidak hadir dalam acara ini. Semacam ada korelasi, lagu tersebut pun di-medley dengan ‘Gonna Get Over You’ –yang berpotensi menjadi single terbaru “Kaleidoscope Heart”– dan ditimpali lagi dengan ‘Single Ladies’-nya Beyoncé.

Perpaduan gaya vokal contralto/mezzo-soprano Bareilles sambil bermain piano membuat namanya disanding-sandingkan dengan musisi/biduanita, seperti: Norah Jones, Joni Mitchell, dan sejenisnya. Namun, selain piano Bareilles juga bertalenta dalam instrumen yang lain. Dia beralih bermain gitar saat lagu ‘Basket Case’ –yang beberapa orang mengira itu lagu Green Day karena kesamaan judul.

Separuh repertoar yang dibawakan malam itu berasal dari album ke-3nya yang dirilis 7 September 2010 lalu. Setelah menyuguhkan sederet lagu, penonton sempat merequest lagu ‘Between the Lines’ dari album kedua, “Little Voice”. Berhubung lagu tersebut tak terdaftar dalam songlist show di Jakarta, Bareilles pun coba memainkan potongan lagu tersebut dengan menyanyikan lirik pura-pura lupa. Tapi, tambahan itu semakin menghibur.

Interaksi hangat Bareilles dengan penonton membuat konser terasa menyenangkan –selain lagu-lagunya yang juga menyenangkan. Hampir di setiap jeda lagu, Bareilles melepaskan percakapan dengan penonton yang membuat suasana terasa akrab & intim, walau show Bareilles di Jakarta ini yang pertama kali. Mungkin event ini juga yang perdana bagi promoter dengan sponsor sebuah makanan siap saji, Pizza Hut. “Saya rasa hari ini adalah hari ini yang mengagumkan. Bukan karena ini trip pertama saya di Indonesia. Tapi, namaku juga berada di poster bersama Pizza Hut!” ungkap Bareilles dengan kegirangan yang mengundang tawa para penonton. “Pizza is my favourite food!

Aplaus dan reaksi penonton yang begitu meriah membuat Bareilles merasa tersanjung. “Kalian adalah crowds terbaik yang kami punya,” puji Bareilles ke penonton. Dan seperti tak dapat mengelak, ia beberapa kali menekankan: “You win! You win!” Maka, agar lebih menarik simpatik dari penonton, Bareilles mengenakan syal merah putih bertuliskan “Indonesia” di lehernya sebelum memainkan ‘King of Anythings’ –single pertama dari “Kaleidoscope Heart” dan masuk nominasi Grammy Awards 2011 untuk kategori “Best Female Pop Vocal Performance”.

Seluruh musisi pengiring pun akhirnya meningalkan Bareilles seorang diri usai lagu ‘Let the Rain’. Dengan percaya diri, Bareilles bersama pianonya menutup konser dengan single dari debutnya, ‘Gravity’. Sebelum memulai lagu tersebut, ia pun mengucapkan kalimat bahasa Indonesia yang baru dipelajarinya dengan terbata-bata; “Sampai juga lagi.”

Sara Bareilles - Live in Jakarta

(More pictures click here)

 SONGLIST

01. Kaleidoscope Heart (Intro)
02. Uncharted
03. Fuck You (Cee Lo Green cover) / Gonna Get Over You
04. Single Ladies (Beyoncé cover)
05. Many the Miles
06. Hold My Heart
07. Basket Case
08. City
09. Love Song
10. Bottle It Up
11. King of Anything
# encore #
12. Let the Rain
13. Gravity

Report & photo: Jurnallica