NE-YO "Live
in Jakarta" Sabtu,
22 Januari 2011 @ Istora Senayan, Jakarta, Indonesia
"Pop Revolusioner"
Dunia pop perlu perubahan
yang signifikan. Revolusi. Setidaknya itu yang NE-YO aplikasikan dalam
album terbaru “Libra Scale” –album ke-4nya yang dirilis November 2010
lalu. Lirik-lirik cerdas sudah menjadi standar baginya. Pemilihan kata “Libra”
sendiri tak lain simbolik dari zodiak pria yang bernama asli Shaffer
Chimere Smith Jr itu. Meski ilmu perbintangan baru mengalami pergeseran,
kami rasa ia tetap ahli menyiasati cerita cintanya.
Tur promo album
“Libra Scale” rencananya
baru berlangsung pada Maret 2011 mendatang. Maka, sebuah kehormatan
untuk Jakarta mendapat ‘pecah
telur’
–selain satu-satunya konser di Asia– meski ia tak pernah tau dimana ia
akan tampil. “Saat saya mendapat kabar main di Jakarta, saya tidak tau
Jakarta itu dimana tempatnya dan seperti apa,” cerita NE-YO saat
berjumpa di Hotel Ritz Carlton, Kuningan (22/01). Kedatangannya ke Indonesia
memang mutlak untuk live semata –dan esoknya ia sudah kembali ke
negara
asalnya, Amerika–, bukan dalam rangka tur atau ‘show transit’ dari negara-negara
tetangga.
Sebelumnya NE-YO sempat
dikabarkan tampil di Jakarta pada 18 Desember 2010 bersama Chris Brown.
Tapi dirinya menyangkal dan tidak tau menau soal kabar tersebut. Maka,
kalaupun show ini berawal dari hoax, setidaknya promoter tau
bagaimana bocoran tingginya animo penonton sehingga Sentra Live! terus meng-goalkan eksekusinya.
Larisnya tiket
bukan sesuatu yang digadang-gadangkan –70% tiket laku dalam masa
presale. Bahkan, tiket
kelas termahal VIP A
seharga Rp 1.250.000,- pun ludes terjual.
Tahkiknya bisa terlihat pada
barisan-barisan antri sepanjang puluhan meter. Diperkirakan 4500 audiens memadati Istora Senayan
malam itu.
Bahkan di kelas Festival, untuk mendapat posisi barikade terdepan,
penonton –yang
didominasi cewe-cewe ABG–
mengaku
rela menunggu sejak jam 4 sore. Sedang
NE-YO bersama ben pengiringnya baru berjibaku di atas panggung mulai jam 10
malam. Maka,
sambil menunggu waktunya headliner tampil, penonton turut dihiburkan
beberapa ben/artis tanah air, seperti: Soulvibe,
Maliq &
D'Essentials,Ello,
serta DJ Twist
& DJ Mikey Moran.
NE-YO
menghadirkan kembali era rapi. Gaya-gaya parlente seolah sudah menyekap
postur tubuhnya.
Malam itu ia mengenakan kemeja ungu berlapis rompi hitam, sepatu
pantopel,
dan topi fedora yang sisi moncongnya didekatkan dengan hidung. Lantai
panggung Istora memang terlalu lapang untuk NE-YO seorang diri –ben
pengiring ditempatkan di tingkat belakang–, namun
geliang-geliut tubuhnya sudah cukup menguasai atmosfir pertunjukan.
Kalau saja ditambah beberapa penari latar –seperti yang diberitakan
sebelumnya–
pasti akan jauh lebih menarik.
Menyaksikan NE-YO
berdansa, kami pun jadi teringat pada mendiang Michael Jackson –lengkap
gaya moonwalk-nya. Sosok NE-YO memang kerap
disanding-sandingkan dengan nama Raja Pop tersebut. Tapi ia berbesar
hati mengakui kalau dirinya memang banyak terpengaruh Jackson. Bahkan
NE-YO, bersama
will.i.am (The Black Eyed Peas), sempat mendapat kepercayaan untuk merancang album barunya
sang legenda. Tapi naas, takdir berkata lain. Jackson lebih dulu moonwalk ke alam baka.
Di luar identitas sebagai
penyanyi, pria kelahiran 18 Oktober 1979 ini juga seorang penulis lagu,
produser, dan aktor. Kontribusinya dalam mencetak hits terkenal bagi diva dunia
pun telah sahih,
seperti: Beyonce (‘Irreplaceable’)
atau Rihanna (‘Take a Bow’).
Dan cuplikan kedua lagu tersebut juga NE-YO nyanyikan secara medley.
Tapi, menu utamanya tetap single-singlenya yang terkenal, a.l.: ‘Because
of You’, ‘Mad’,
‘So Sick’,
‘Beautiful Monster’,
‘Miss Independent’,
hingga lagu penutup
‘Closer’.
Namun, satu lagu penuh kecemburuan terdapat
pada lagu
‘One
in a Million’, dimana
NE-YO memboyong seorang wanita cantik & seksi
pula ke atas panggung. Beberapa kali pelukan mesra juga dipamerkan serasa
dunia milik mereka berdua. Untungnya wanita tersebut terlanjur lupa diri
meski ia tersembur sorakan-sorakan
iri dari penonton. Wanita mana yang tak terlena bila diperlakukan serupa.
Dan memori itu akan lebih abadi
daripada mendapat sekuntum mawar merah atau kemeja penuh keringat.
01. Intro + Because of You
02. Single
03. Sexy Love
04. Champagne Life
05. Mad
06. So Sick
07. Go You (Acoustic version)
08. Irreplaceable + Take a Bow [medley]
09. Let Me Love You