BLOC PARTY [DJ Set] + KELE Rabu,
29 Desember 2010 @ Blowfish
kitchen & bar, Jakarta, Indonesia
"Bukan Standar Ganda"
Papan billboard
bergambar BLOC PARTY yang terpajang di beberapa sudut kota Jakarta
cukup membuat kami curious
–terutama
mereka yang ngefans berat. Pasalnya, ben indie-rock wahid asal
London, Inggris yang memutuskan hiatus setahun lalu [31 Oktober 2009-red] akan tampil di Jakarta pada 29 Desember 2010 dalam format DJ set.
Pun tak hanya nama Bloc Party yang dibawa. Seperti yang tertera dalam
promonya, sebagai sajian plus organizer turut menyertakan KELE, yang tak lain
adalah proyek solo dari
vokalis/gitar Bloc Party sendiri, Kele Okereke.
Beberapa jam sebelum acara
mulai, Indonesia sedang bersitegang menyaksikan pertandingan final bola
AFF melawan Malaysia.
Meski hasilnya (masih tetap) kalah,
euforia pun seperti terbawa ke acara. Nampak beberapa pengunjung yang mengenakan
kostum & syal merah itu turut menelusuri “gua
hira”
Blowfish kitchen & bar.
Okereke baru tampil sekitar
jam 12 malam dengan mengenakan kaos putih ben Suede dan topi Safe.
Kehadirannya seorang diri itu adalah representasi 2 nama yang tertera promo
acara. Alasan yang cukup diterima kenapa Bloc Party dihadirkan dalam DJ
set, karena sempat merilis album remix“Intimacy
Remix”
(2009). Sedang materi-materi Kele lekat bernuansa eletronik.
Kami pun mengira kalau Okereke
tadinya tampil sebagai standar ganda. Namun introduksi
dengan beberapa lagu Bloc Party tak lebih hanyalah pancingan belaka. Penampilan
Okereke tak bedanya seperti perfomance DJ kebanyakan yang meremix
varian jenis lagu. Repertoarnya pun random. Itulah mengapa titel acara
ini jadi begitu
hambar. Sulit untuk menetakan mana yang sesi Bloc Party dan mana
sesi Kele itu sendiri. Sedang keduanya cukup signifikan. Yah, kalau saat
ini baru Oreke saja yang dihadirkan, semoga kedepannya promoter bisa
menampilkan Bloc Party secara utuh.
Rehat dari Bloc Party, pria
yang mendapat predikat "the Sexiest Out Gay Male Artist" versi situs
musik LP33 itu terus merintis karirnya dengan proyek solo
–namun
ia menyangkal kalau proyek ini adalah pelarian dari Bloc Party– dan
baru merilis
debut “The
Boxer”
Juni lalu. Single perdananya,
‘Tenderoni’
juga disisipkan dalam setlist malam itu.
Sedang pruralitas remix lagu dari lintas genre yang dibawakan
malam itu cukup membuat mood
penonton loncat-loncat
–mulai dari
‘One
More Time’-nya
Daft Punk hingga ‘Song
2’-nya
Blur atau ‘Only
Girl (In the World)’
Rihanna sampai ‘Killing
in the Name of’-nya
Rage Against The Machine. Tapi, apalagi mau dikata bila
seratusan crowds malam itu sudah khilaf dan gila berdansa... Maka,
habislah perkara.