PITBULL"Live in Concert"
Rabu, 12 Mei 2010 @ Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Indonesia
"Bergoyang Massal"
Sepanjang
sejarah JAVA Musikindo menjadi promoter konser artis-artis mancanegara,
baru hanya PITBULL yang mampu mencetak rekor penjualan tiket (sebanyak
4500 lembar) ludes dalam satu hari. Sold out! Itupun promosinya
baru melalui Twitter, belum termasuk iklan di pelbagai media ataupun
promosi lainnya. Lantas, rasa curious pun muncul, seperti apa
sih hebatnya rapper yang bernama asli Armando Christian Pérez
itu?
Hingga konser
berakhir pun kami masih bertanya-tanya, apa yang membuat Pitbull bagai
magnet yang mempunyai daya tarik sebegitu besarnya. Padahal, secara
suara, performa, ataupun musiknya bisa dibilang tidak ada yang spesial.
Media-media musik internasional pun memberi peniliaian rata-rata untuk
album terakhirnya,
“Rebelution”
(2009). Tapi yang fenomenal, single video “I
Know You Want Me (Calle Ocho)”
di Youtube terputar lebih dari seratus dua puluh juta kali. Fantastis.
Bila
menerjemahkan musik Pitbull secara mudah dalam arti hip-hop, maka
deskripsinya terkesan rancu. Warna soundnya sendiri lebih ke club house
yang danceable beats. Bahkan dengan ’berani’, ia menyertakan
irama-irama khas Latin dengan kemasan lirik bilingual. Strategi inilah
yang membuat pendengar musik Pitbull merambah luas selain lingkup
hip-hop.
Seperti acara
clubbing sejenis, sebagai pemanasan sang DJ me-mix segala
jenis lagu, mulai dari “Bad
Romance”-nya
Lady GaGa hingga Black Eyed Peas. Dan sesuai karakter lagunya, tema yang
dibahas pun tak jauh dari substansi have fun. Anda yang mengira
Pitbull seperti rapper dengan visi-misi resistensi-nya, maka bersiaplah
kecewa. Karena, musik Pitbull hanya dirancang untuk bersenang-senang.
Memang banyak
part lagu-lagu Pitbull terjadi repetisi. Hal tersebut yang
membuat beberapa lagu tidak dimainkan secara utuh dan di-medley
dengan lagu-lagu lain. Beberapa melodi pun juga mencomot dari lagu-lagu
orang. Yang menarik perhatian saya, justru di ending lagu pertama
(“Triumph/Can't
Stop Me Now”),
Pitbull beserta ben pengiringnya 'memakai' riff lagu
“Smells
Like Teen Spirit”-nya
Nirvana. Cool.
Di awal
karirnya, rapper yang berketurunan Spanyol ini sempat mendapat
pertentangan hanya karena ia artis rap yang berkulit putih, bermata
biru, dan warga Kuba Amerika. Namun Pitbull tak peduli, biar waktu yang
membuktikannya.
“It's my life I'm a do what I do / and if you don't like
it, it's cool / fuck you”,
katanya di lagu “Shut it Down”.
Kehadirannya seperti menghantam dinding batas, baik style Pitbull
sendiri jauh dari stereotipikal ”blink-blink” seperti rapper kebanyakan.
Justru dengan bergaya necis & parlente ala esmud, lengkap sepatu
pantopelnya, pria berkepala pelontos ini memiliki trademark
tersendiri.
Selain
membawakan hits
–yang
banyak orang bilang sering dengar tapi tidak tau siapa penyanyinya–
seperti “I
Know You Want Me (Calle Ocho)”, “Hotel
Room Service”,
“Shut
it Down”,
“Krazy”,
dll, Pitbull juga memperkenalkan single terbarunya “Watagatapitusberry”
yang baru rilis belum lama ini. Bahkan bulan Juni mendatang, Pitbull
akan meluncurkan album pertamanya berbahasa Spanyol, ”Armando”,
selain ia juga memiliki 4 album.
Maraknya info
tiket sold-out dalam sehari terdengar sampai ke kuping Pitbull.
Lantas di penghujung repertoar, dengan lagu “Krazy”,
si botak itu ingin membuktikan seberapa ’gila’ crowds di Jakarta.
Ia pun membiarkan lampu tetap menyala selama lagu tersebut agar tau
reaksi para audiens. Tentu hanya yang menonton tau bagaimana pemandangan
dansa massal malam itu. Semua bergoyang. Yang jelas, Pitbull telah
berhasil menghipnotis crowds seisi Tennis Indoor malam itu
menjadi gila, dan tentunya, tergila-gila.
(You also can watch
their live videos in Indonesia
here)
SONGLIST
01. Triumph
02. Can’t Stop Me Now
03. How Low
04. Across the world
05. Bojangles
06. Go Girl
07. Blanco
08. Watagatapitusberry
09. Heart Beat Love
10. Shooting Star
11. Im In Miami Bitch
12. Move Shake Drop
13. Shut It Down
14. Alright
15. Gimme a Bottle
16. City of God
17. Fuego
18. Yo Quiero
19. Floor on Fire
20. Ay Chico (Lengua Afuera)
21. Toma
22. Culo
23. I Know You Want Me (Calle Ocho)
24. Shake
25. The Anthem 26. Hotel Room Service
27. Krazy
TRIVIA
SAYKOJI
(Klik gambar untuk perbesar)
Salah
satu rapper tanah air, Saykoji –bersama 2 MC & 1 DJ– turut tampil
sebagai pembuka konser Pitbull pada jam 8 malam. Sebelum performa mereka
dimulai, lagu kebangsaan "Indonesia Raya" berkumandang yang dinyanyikan
koor massal oleh penonton. Dengan semangat nasionalisme, Saykoji
menggoyangkan penonton lebih awal lewat lagu-lagunya, termasuk "Copy
My Style (Again)" yang mana lagu tersebut sempat dijiplak oleh
rapper Malaysia.
CROWDS
(Klik gambar untuk perbesar)
Kiri:
Inilah wajah-wajah 'pengorbanan' barikade depan. Mereka yang baru
berumur 15 tahun itu mengaku, demi mendapat posisi nonton terdepan harus
rela menunggu sejak 6 sore –setelah melewati open gate pukul 4
sore. Padahal, show Pitbull sendiri baru mulai (hampir) jam 10
malam. Fiuhh. Mereka pun sempat bercerita bagaimana perjuangan
membeli tiket konser Pitbull di kantor Java Musikindo usai mengerjakan
Ujian Nasional. How struggle are you, sweety!
Kanan:
Lautan manusia di dalam Tennis Indoor. Bayangkan, bila sejauh mata
memandang Anda hanya melihat kepala-kepala manusia?! Dan sangking
histerisnya, seorang wanita bule membawa poster untuk Pitbull yang
bertuliskan "FUCK ME". Wuooow…!!!
OUTSIDE
(Klik gambar untuk perbesar)
Habis
peluh karena bergoyang dengan Pitbull di dalam Tennis Indoor, di luar
gedung pengunjung terus dijamu aksi tontonan sexy dancers di
panggung sponsor. Sajian ini setidaknya mencegat para penonton beranjak
pulang. Atau mungkin kodrat malam itu waktunya untuk berdansa dan
mengkhilafkan segala masalah, berhubung esok harinya juga tanggal merah. Yeah! Dance all nite.