REPORTS 2009

 REPORTASE

FIRST BLOOD & ALCATRAZ "Indonesian Tour 2010"
Jumat, 22 Januari 2010 @ The Green Cafe - Kemang, Jakarta, Indonesia

"Dua Ben dengan Personil yang Sama"

Cukup menambah satu personil saja, sebuah grup dapat mencelah menjadi dua repertoar. Rupanya, ALCATRAZ yang menjadi pendamping tur FIRST BLOOD [FB] pada tur Asia Tenggara 2010 (termasuk beberapa tur di Eropa sebelumnya) terdiri dari para personil FB sendiri. Bedanya, pada vokal Alcatraz diambil alih oleh Justin yang berbadan tambun dengan style rambutnya yang rockabilly. Sedang vokalis FB, Carl Schwartz bermain gitar di Alcatraz. Selebihnya, personil yang lain berada di posisi yang sama dengan equipments yang sama pula.

Switch formasi seperti ini mengingatkan saya pada grup pop-punk NEW FOUND GLORY yang bermutasi menjadi grup old-school hardcore INTERNATIONAL SUPERHERO OF HARDCORE, dengan cukup menukar posisi antara vokalis dengan gitarisnya. Hanya saja, untuk genre FB & Alcatraz keduanya cenderung setipe. Newschool hardcore dengan partai breakdowns yang menjadi urat nadi di setiap lagunya. Lebih praktisnya, bagi yang pernah menyimak TERROR lebih dulu, Anda pasti bisa mereka-reka seperti apa musikal FB (ataupun Alcatraz), mengingat vokalis FB ini juga mantan personil TERROR.

Selama 3 hari di Indonesia, FB & Alcatraz telah menjelajahi 3 kota. Dan Jakarta adalah show terakhir mereka (setelah Malang & Bandung) sebelum grup asal San Fransisco itu bertolak ke Malaysia. Alcatraz beraksi lebih dulu setelah panggung digedor beberapa ben lokal, yaitu: STAND FREE, PAPER GANGSTER, BESTIALITY, dan LOW ATTITUDE. Yang menjadi headliner, First Blood, baru tampil (sekitar) jam 10 malam.

Mengingat FB baru merilis 1 album ”Killafornia” (2006, Trustkill Recs) yang berisi 11 lagu, itupun termasuk "Outro" pula maka cukup maklum bila performance Carl cs. malam itu cukup singkat. Sebagai bonus, FB hanya memainkan lagu fix dari album kedua yang telah upload di myspace-nya. Seharusnya album kedua FB, ”Silence is Betrayal” sudah rilis sejak 2009 kemarin. Namun pihak label Trustkill masih menunda hingga musim dingin 2010.

(You also can watch their live videos in Indonesia here)

Report & photo: Jurnallica