RELATED REPORTS 2009

 REPORT 2008

ANGELS & AIRWAVES

AS I LAY DYING

BEHEMOTH

AVENGED SEVENFOLD

STRAIGHTOUT

PANIC AT THE DISCO

The USED

CALIBAN

JAKARTA JAM! (Day 1) [SIMPLE 

  PLAN, NEW FOUND GLORY, etc]

RUFIO

DISMEMBER (@ Jakarta Rock

  Parade)

MAGRUDERGRIND

WALLS OF JERICHO

STORY OF THE YEAR (feat. YOUR

  FAVORITE ENEMIES)

Sick of it All

KOIL

Sum 41

Comeback Kid

 

 REPORTASE

ARCH ENEMY "Asia Tour 2009"
Rab
u, 28 Oktober 2009 @ Tennis Indoor Senayan, Jakarta - Indonesia

Usai sudah penantian para metalhead demi kedatangan ARCH ENEMY. Desas-desus yang terdengar (sekitar) 5 bulan lalu akhirnya live show mereka terlaksana nyata pada 28 Oktober 2009 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Arch Enemy terbentuk sekitar 1996 oleh pendiri ben, Michael Amott setelah ia meninggalkan CARCASS – bersama adiknya, Christopher Amott dan Johan Liiva. Lewat ben ini, Michael membawa 'nyawa' melodic death metal seperti album CARCASS era "Necroticism..." dan "Heartwork". Secara, Swedia, tempat asal mereka, memang sarangnya musik "gothenburg sound". Hingga kini, AE telah merilis 8 album, 3 mini album, dan 2 DVD.

Kami masuk ke venue saat ben pembuka asal Australia, PSYCROPTIC mengakhiri setlistnya. Oya, selain Psycroptic, juga tampil sebelumnya ben pembuka lokal MELODY MAKER. Keterlambatan kami ini bukannya tak beralasan. Ini disebabkan pihak media harus menunggu jadwal presscon (baca: konfrensi pers) setengah sembilan malam sebelum personil AE; Angela Goslow (vokal), Michael Amott (gitar), Christoper Amott (gitar), Sharlee D'Angelo (bass), dan Daniel Erlandsson (dram) naik panggung. Heran saya. Biasanya presscon itu dilaksanakan pada siang/sore hari (apabila shownya malam), bahkan sehari sebelumnya.

Rupanya, panitia sendiri mengakui kewalahan dengan perlakuan ben ini yang ingin ‘dilayani’ seperti raja. Sikap itu terbukti setelah kami menunggu lama di ruang presscon lalu dibatalkan sepihak oleh manajer AE. Maka, kami pun langsung bergegas menuju TKP. Namun, lagi-lagi panitia menarik kembali acara presscon. Padahal, kami lihat bangku dalam ruangan itu sudah dirapihkan. Atitut yang tidak mengindahkan itulah membuat saya kehilangan simpati pada ben ini. Memang, semuanya terjadi beralasan. Tapi, ini juga kelewatan.

Sudahlah! Daripada romance liputan ini terasa tegang, kita kembali ke laptop. Meski cuma menyimak beberapa lagu, kapabilitas musikal Psycroptic cukup menawan. Death metal yang sarat teknikal dengan sentuhan groovy, mengingatkan saya akan style NY death metal. Hanya saja vokalis Psycroptic yang cukuran rambutnya ala shaolin – kepala botak bagian depan dan rambut panjang dikuncir bagian belakang – menyemburkan suara anger dan middle growl. Selain tampil sebagai pembuka AE, esoknya Psycroptic melanjutkan rangkaian tur Indonesia bersama ben metal lokal terbaik, BURGERKILL. Juga, album terakhirnya, “(Ob)Servant” (2008) yang dirilis Nuclear Blast didistribusikan di Indonesia oleh Rottrevore Records.

Selesai Psycroptic, maka saatnya penampilan ben yang ditunggu-tunggu, Arch Enemy! Malam itu para personil AE menggunakan kostum serba hitam dengan mengikatkan kain putih di lengan kanannya. Vokalis cantik Angela Goslow bahkan mencorengakan garis putih di bawah kedua matanya yang terlihat mirip suku Indian. Namun, itu pertanda bahwa ia adalah seorang vegetarian. Hanya saja bukan golongan "garis keras". Buktinya, ia masih mengenakan celana & jaket kulit, lengkap sepatu boot tingginya.

Tanpa basa-basi, 3 lagu pertama (“Blood on Your Hands”, “Ravenous”, “Taking Back My Soul”) mereka hajar secara beruntun. Sekedar menyambut crowds yang terlihat sepi, ‘pertempuran’ dilanjutkan lewat lagu lawas “The Immortal” dari album “Burning Bridges” (1999).

Tepat satu bulan sebelum konser di Indonesia (28/10), AE meluncurkan album baru “The Root of All Evil” (Century Media). Perlu diperjelas, album studio ke-8 ini sebenarnya kompilasi 12 lagu dari 3 album pertama AE ("Black Earth"-1996, "Stigmata"-1998, "Burning Bridges"-1999) yang direkam ulang. Album ini sebagai representasi materi lama dengan karakter vokal Angela yang menggantikan vokalis terdahulunya, Johan Liiva. Angela yang juga mantan jurnalis resmi bergabung dengan AE pada 2000 melalui proses audisi.

Pada hajatan Solucite kali ini, sepertinya promoter mengalami kemerosotan audiens. Tennis Indoor malam itu hanya terisi (sekitar) 700 ratusan penonton – yang jelas tidak sampai bilangan 1 ribu. Berbeda dengan konser Lamb Of God yang mencapai 3000-an kepala. Pemadangan tribun saja terlihat kering. Dan lagi, crowds yang moshing sebagai letupan euforia belaka. Cuma hangat-hangat tai ayam. Tak lama suasana moshing kembali dingin. Begitu terjadi hingga akhir pertunjukan.

Meski sambutan tak begitu meriah, performa AE tetap maksimal memuaskan penonton. Lengkap pertunjukan solo dari dramer dan kedua gitarisnya. Segi kualitas sound pun tak mengecewakan. Konser AE di Jakarta itu adalah rangkaian terakhir dari tur Asia 2009, sebelum mereka melanjutkan tur ke Australia. Dan, hey, kalian tau siapa (salah satu) opening AE di Australia? Yaitu godz of death metal SUFFOCATION. Eddaaann…!!!

Menjelang konser, Angela mengenakan kembali jaket kulit hitam yang dipakainya ketika presscon. Well, kalau sedang panas-panasnya beraksi, kenapa memakai jaket kulit... Tidakkah itu membuatnya semakin gerah? Atau mungkin, ini indikasi (atau satiran) kalau event di Jakarta itu baginya dianggap PAYAH.

 

(You also can watch their live videos in Indonesia here)

 SONGLIST

ARCH ENEMY songlist:

·  Intro - Blood on Your Hands

·  Ravenous

·  Taking Back My Soul

·  The Immortal

·  Dead Eyes See No Future

·  My Apocalypse

·  Diva Satanica

·  Revolution Begins

--- [Daniel's drum Solo]

·  I Will Live Again

·  Bury Me an Angel

·  Pilgrim

--- [Christopher's guitar Solo]

--- [Michael's guitar Solo]

·  Dead Bury Their Dead

·  We Will Rise

·  Snowbound

·  Nemesis

·  Fields of Desolation - Outro

Report & photo: Jurnallica