GRUNGE GODS TOUR 16, 20, 21, 23 Juni 2009 @ Bandung,
Jakarta, Jogjakarta, Surabaya – Indonesia
Setelah sukses
dengan “Grunge Gods part I” (2008) dan “Grunge Gods part
II” (2009), komunitas musik Rockapalooza dan Pearl Jam
Indonesia melanjutkan perjuangan menaikkan kembali musik grunge di
negeri pertiwi ini dengan mengadakan “Grunge Gods Tour” di Bandung,
Jakarta, Jogja, dan Surabaya selama Juni 2009. Acara ini juga sebagai
salah satu rangkaian promosi album perdana Alien Sick "Lost in
Friday" dan album ke-6
Navicula "Salto".
Gelaran perdana
Grunge Gods Tour di Fame Station Bandung pada 16 Juni didukung penuh
oleh Global Radio Bandung dan beberapa media cetak lokal seperti Jeune
Magazine, dot.bandung.com, dan Clique Catalogue. Band asuhan Grunge Gods
pertama yang tampil adalah
Sonic Death dengan vokalis Shinta, yang semakin mantap dan
mulai berani memainkan karya mereka sendiri. Diselingi penampilan
beberapa band lokal yang dikoordinir oleh Nardy Emmet (partner
lokal kami di Bandung).
Berlanjut dengan
Alien Sick, secara penuh menggeber 6 lagu dari albumnya "Lost in Friday"
yang dirilis Februari 2009. Lalu tampillah Konspirasi, yang
berisi para musisi seperti Candra Cupumanik-vokal, Edwin Marshall (Cokelat)-gitar,
Marcell Siahaan (ex-Puppen)-dram dan Denny Jariova (brother of
Alm. Ryan Hidayat)-bas. Teori konspirasi mereka telah menghasilkan karya
musik grunge yang keren ditambah dengan popularitas personilnya, menjadi
salah satu band yang sangat ditunggu. Konspirasi saat ini masih dalam
proses rekaman di studio dan berencana rilis sebelum akhir 2009.
Navicula sebagai
headliner memang amat sangat tidak mengecewakan. Setelah menempuh
perjalanan Bali-Jakarta-Bandung, dan dengan waktu tampil diatas jam 1
malam, Navicula tetap keren dan rapih mempersembahkan lagu-lagu terbaru
mereka ditambah beberapa lagu lama, membuat crowd yang mulai
letih menunggu menjadi semangat kembali. Setelah itu tampil Nymphea dengan
vokalis cantiknya bernama Sari, meski sedang sakit tenggorokan tetap
asik suara dan seksi penampilannya. You rock, girl!
Bandung usai sudah.
Memulihkan tenaga dalam 4 hari sebelum berlanjut dengan Jakarta pada 20
Juni 2009 di Kedai Tempo Jalan, Utan Kayu, Jakarta bekerja sama dengan
Green Radio. Kali ini dengan setting yang sedikit berbeda karena
saatnya ber-akustik-ria. Yep! Hanya untuk di Jakarta kami adakan “Grunge
Gods Acoustic”. Diisi oleh band-band grunge terbaik Jakarta seperti Besok Bubar, Nikotin, Respito,
Coburn (yang membawa banyak pasukan dari Bekasi). Lucunya,
Besok Bubar dan Nikotin ternyata hanya sang vokalis (Ammar Besok Bubar
dan Jawin Nikotin) saja yang tampil bermodalkan gitar tapi tetap percaya
diri. Dana dengan band Coburn-nya membawakan lagu sendiri dan beberapa
lagu Nirvana, minus sang gitaris yang mendadak sakit. Coburn baru kali
ini bermain di acara Grunge Gods tapi ternyata tidak mengecewakan, asik
dan terlihat siap tampil. Lanjut dengan Respito, Alien Sick, dan
Navicula yang tentunya sudah sangat berpengalaman bermain grunge secara
akustik.
Komitmen band-band
grunge terbaik ini memang patut diacungi jempol. Setelah performance
akustik di Utan Kayu, band
Revenge The Painful,
Respito, Alien Sick, dan Navicula langsung berangkat melewati 3 propinsi
malam itu juga. Karena esok harinya (21 Juni), sudah harus tampil di
Caesar Café, Jogjakarta. Dengan kerjasama dan effort dari kru
Prambors Radio, Grunge Gods Tour bisa juga diadakan di Jogjakarta.
Semua band tampil
maksimal meski didera capek yang luar biasa setelah menempuh perjalanan
lebih dari 10 jam dari Jakarta. Band asal Solo, Sporadic Bliss tampil
atraktif, begitu juga Illegal
Motive, Noise Projectile, dan Cranial Incisored.
Namun sayang, audience di kota gudeg ini kurang garang. Nonton
musik grunge sambil duduk...hmm, gimana nih? Mungkin juga karena ini
Kota Pelajar jadi lewat jam 12 malam sudah membuat mereka mengantuk dan
kurang semangat menyambut band-band yang sudah datang jauh-jauh dari
luar Jogja. Beruntung masih ada pasukan penggembira dari teman-teman
komunitas di Solo dan juga Prambors Jogja membuat semangat kita tetap
ada.
Sehari istirahat dan
menikmati suasana & kuliner Jogja, Alien Sick dan Revenge The Painful
berangkat ke Surabaya. Tanggal 23 Juni dini hari tiba di Surabaya,
istirahat sejenak di rumah sahabat lama. Sebelum mampir ke radio
Prambors di Royal Palace Hotel dengan udara AC yang sejuk (secara
Surabaya kan panas tuenaann rek!-pen) untuk interview
sekaligus promo acara Grunge Gods yang akan diadakan malam harinya.
Jam 8 teng,
gelaran terakhir Grunge Gods Tour dibuka. Penampilan dari Revenge The
Painful, band grunge Bogor yang menumpang kereta ekonomi dari Jakarta-Jogja-Surabaya,
tampil memukau dan percaya diri. Tanpa kenal lelah Uncal, sang vokalis
terus berteriak sambil mengocok gitarnya. Band psychedelic grunge
lokal berbendera Klepto Opera
akhirnya bereuni untuk acara ini, berhasil menggeber lagu-lagu karya
mereka.
Sang pelopor acara
Grunge Gods, Alien Sick menyusul hadir menggebrak dengan lagu pembuka
berjudul “Slave” dari Silverchair yang langsung membuat crowd
beraksi. Repertoir lagu-lagu milik Alien Sick sendiri yang diambil dari
“Lost in Friday” pun berhasil membuat crowd memanas. Alien Sick
memang sick!
Sampai akhirnya,
dipanggillah Pheps dari Respito sebagai guest vocalist dan Gede
(yang gak gede), sang MC dari Prambors Surabaya membantu menggebuk dram,
maka meluncurlah “Daughter” dan “Animal” dari Pearl Jam.
Sudah bisa ditebak, semua audience ber-singalong sambil
mencoba merebut mic dari tangan Pheps, berteriak...Like an Animal! So
wild. Surabaya rocks! Salah satu crowd terbaik dari
rangkaian Grunge Gods I, II, dan Tour yang pernah diadakan.
Apalagi setelah itu
muncul Navicula, the green grunge gentlemen of Bali, yang memang
paling ditunggu penampilannya dimanapun. Set list lagu Navicula
yang sudah disusun pada akhirnya sering tidak sesuai dengan apa yang
dimainkan karena mereka senang menyesuaikan dengan crowd yang ada.
Aransemen Navicula untuk lagu “Jeremy”-nya Pearl Jam dan “All
Apologies”-nya Nirvana, membikin kami bertanya-tanya; lagu apakah
sebetulnya yang akan dibawakan? Namun semua terjawab dan akhirnya semua
hadirin koor bareng. Sadar gak sih kalo aransemen yang
dibikin Navicula itu membuat lagu dari kedua band terbesar grunge
Seattle tersebut jadi terdengar so sexy...ups!
“Menghitung
Mundur”
adalah lagu yang dipersembahkan Navicula untuk menyambut isu kiamat
2012. “Aku Bukan Mesin” dari album ke-5 Navicula, "Beautiful
Rebel" menjadi lagu yang paling ditunggu dan semua akhirnya
become crazy and mad. Saling bertumpukan badan, loncat-loncat,
teriak-teriak, moshing dan entah aksi apalagi yang dilakukan para
grungy Surabaya malam itu. Semua tumpah ruah di depan panggung
menyambut aksi Robi Cs. Sekali lagi salut untuk Navicula dan Alien Sick,
setelah menempuh perjalanan darat menepir pulau Jawa dan membawa banyak
peralatan. Terlihat letih namun tetap tersenyum, tetap menakjubkan,
tetap semangat dan tetap mempesona. Juga salut untuk semua band Grunge
Gods Tour yang telah dengan bangga menampilkan karya-karya terbaik
mereka, tidak hanya membawakan cover lagu-lagu band grunge luar.
Salut dan salut! Proud of u, guys!
Maka berakhirlah
rangkaian Grunge Gods Tour, Insya Allah akan dilanjutkan lagi setelah
pilpres untuk Grunge Gods Tour di Bali dan beberapa kota lainnya di Jawa.
Terima kasih banyak untuk teman-teman komunitas di Bandung, Jakarta,
Jogja dan Surabaya. Terima kasih untuk dukungan dan kerjasama dari
Stigma Foundation (Maya, Wulan, Pak Sugi dan kru) serta para media
partner dan semua band yang telah merasakan kenikmatan, kebersamaan
dan semangat yang mendalam dari Grunge Gods Tour ini. Karena ini pertama
kali kita bikin tur, mohon maaf jika masih ada kekurangan dalam banyak
hal. Sampai bertemu di Grunge Gods Tour kota-kota berikutnya!