SWEET AS REVENGE "Malaysian Tour Diary" 4 & 5 April 2009 @ MCPA Hall, KL &
Penang - Malaysia
Tiba di
gig, The Padangs sedang beraksi panggung. Berarti hanya 2 band lagi
sebelum kami naik panggung. Band sebelum kami tampil yaitu Black
Territory. Seperti biasa mereka tampil memukau. Soundnya bagus dan
aksinya atraktif, mereka tampil maksimal malam itu. Sekarang giliran
kami. Setelah berdoa, kami semua naik ke panggung. Awalnya saya sendiri
tak memperhatikan arah penonton karena sibuk menyiapkan alat. Tapi
setelah selesai dan melihat ke penonton, ternyata ramai juga yang
menunggu penampilan kami malam itu. Lebih dari 200 orang memadati
ruangan. Memang bila dibandingkan dengan di sini jumlah tersebut
terbilang kecil, tapi untuk ukuran di sana bisa dibilang lumayan
banyak.
Set
list
hari itu hanya intro + 6 lagu. Saat intro dimulai penonton mulai berdiri
dan memadati depan panggung. Sayang sekali saat lagu pertama, end pin
bass saya lepas. Untung saja kawan-kawan di sana tanggap membantu. Ax
dari The Padangs berbaik hati meminjamkan bass nya malam itu. Penonton
di sana rupanya sedikit berbeda. Mereka yang di bagian bibir panggung
lebih memilih nyimak penampilan kami dengan tertib. Di belakang ada
circle pit kecil. Penonton antusias dan selalu memberi applaus yang
meriah di setiap akhir lagu. Malam itu juga nampak banyak cewek yang
asyik ber-head banging mengikuti irama lagu kami.
Lagu demi
lagu dimainkan. Tak terasa saatnya lagu terakhir. Lagu penutup malam itu
adalah ”Potret Kehampaan”, yang seperti biasa dimulai dengan
dentingan keyboard Nissa. Ternyata tak sedikit penonton yang hafal lagu
kami. Saat lagu dimulai penonton mulai bergerak dan bergoyang. Banyak
juga yang stage diving dari atas panggung. Sangat-sangat
menyenangkan melihat respon mereka, membuat kami makin bersemangat.
Banyak teman dari band-band lain mengambil alih mic dan ikut bernyanyi.
Saat lagu selesai, banyak yang berteriak untuk meminta kami memainkan
lagu itu sekali lagi hehehe. Sayang kami semua sudah kelelahan dan
terpaksa menyudahi penampilan kami. Setelah beres-beres dan berganti
baju, kami semua menunggu bus di depan venue. Tak lupa foto-foto bersama
seluruh rombongan.
Tak lama
kemudian bus datang dan kami bergegas masuk. Sepanjang
perjalanan, di dalam bus disetel video karaoke lagu-lagu melayu
hahaha... Semuanya ikut bernyanyi dan tertawa-tawa. Setelah puas,
karaoke diganti dengan DVD film Detroit Rock City. Tapi karena sudah
kelelahan dan bus menjadi hening, hampir semuanya tertidur pulas.
Kami tiba
di KL sekitar pukul 6 pagi. Beda dengan di sini, pukul 6 pagi di sana masih
sangat gelap. Sebagian rombongan turun di tempat pemberhentian, kami
semua langsung diantar bus tersebut menuju studio. Tiba di studio, kami
beres-beres, mandi, dan ngobrol sebentar membahas penampilan kami
di Penang, akhirnya satu persatu tertidur pulas. Thanks Penang.
Hari
Keempat
Setelah
urusan manggung selesai. Saatnya untuk bersantai dan menikmati suasana
KL. Tujuan pertama adalah daerah Bukit Bintang. Lihat-lihat dan
berbelanja sedikit. Tak terasa hari sudah malam. Malam itu ada jadwal
interview dengan Junk Magazine. Selesai interview, saatnya foto-foto di
KLCC. Nggak sah dong kalo ke Malaysia nggak foto-foto di depan
menara Petronas. Akhirnya kami semua menuju kesana dan foto-foto sampai
tengah malam. Setelah selesai, kami semua pulang untuk istirahat.
Hari
Kelima
Hari itu
kami bangun agak cepat karena rombongan harus berpisah. Dinand harus
pergi ke Singapore untuk urusan bisnis dan Nissa serta ibunya pulang ke
Jakarta. Sisa hari itu dihabiskan untuk jalan-jalan lagi di seputaran
KL. Malamnya kami pergi ke Damansara. Karena malam itu kami berjanji
untuk berkunjung ke 27Heaven (salah satu sponsor show kami
di KL) dan berjumpa dengan Meor & Shah owner toko tersebut. Tiba
di sana, teman-teman dari Incarnation dan juga Rudy dari
Thirteen (Jakarta) yang
kebetulan sedang di Malaysia bergabung dengan kami. Lagi-lagi kami
dijamu dengan makan malam yang lezat. Selesai makan, kami foto-foto
sebentar. Lalu teman-teman dari Murderothica, Gegey, dan The Padangs
pamit pulang karena besok mereka harus bekerja dan kuliah. Sementara
sisa rombongan diajak untuk hang out di Laundry Bar, salah satu
tempat yang cukup terkenal. Karena setiap Kamis malam di sana diadakan
gig kecil-kecilan untuk band-band lokal ataupun luar. Cukup lama kami
nongkrong di Laundry Bar, tak terasa malam sudah sangat larut. Karena
besok kami harus pulang ke Jakarta, kami balik ke studio untuk
beres-beres dan packing barang bawaan. Selesai
ngobrol-ngobrol sebentar, semuanya tertidur.
Hari
Keenam
Tujuan
hari ini hanya satu tempat saja, yaitu Central Market. Kami menuju ke
sana naik LRT, semacam kereta cepat. Nyaman dan bebas macet. Tiba di
Central Market, semuanya mencari oleh-oleh untuk teman dan keluarga.
Gantungan kunci dan souvenir lainnya memenuhi kantong belanja
kami.
Puas berbelanja, kami
kembali ke car park naik LRT lagi. Lalu kami bergegas menuju airport.
Karena sudah jam 16.30, sementara penerbangan kami pukul 19.00.
Perjalanan memakan waktu hampir 1 jam. Kami semua check in agak
terburu-buru. Untung saja penerbangannya delay satu jam, jadi
bisa santai sedikit. Tak
terasa sudah jam 7 lebih. Akhirnya kami semua berpamitan dengan semua
teman-teman di sana. Sedih juga harus berpisah dengan mereka setelah 6
hari yang sangat berkesan. Selesai acara pamitan, kami masuk ke ruang
tunggu. Tak lama kemudian kami semua sudah bisa boarding. Setelah
masuk ke pesawat yang kebetulan tidak terlalu padat, akhirnya kami
terbang pulang ke Jakarta... bye Malaysia! Thanks for
everything.
Kami
mendarat dengan selamat di Bandara Soekarno Hatta sekitar jam 9 malam.
Akhirnya selesai sudah perjalanan kami di Malaysia. Enam hari yang
sangat berkesan dan tak kan terlupakan. Benar-benar pengalaman yang
sangat berharga untuk kami semua.