RELATED REPORTS 2009

 REPORT 2008

ANGELS & AIRWAVES

AS I LAY DYING

BEHEMOTH

AVENGED SEVENFOLD

STRAIGHTOUT

PANIC AT THE DISCO

The USED

CALIBAN

JAKARTA JAM! (Day 1) [SIMPLE 

  PLAN, NEW FOUND GLORY, etc]

RUFIO

DISMEMBER (@ Jakarta Rock

  Parade)

MAGRUDERGRIND

WALLS OF JERICHO

STORY OF THE YEAR (feat. YOUR

  FAVORITE ENEMIES)

Sick of it All

KOIL

Sum 41

Comeback Kid

 

 VIDEO

"Potret Kehampaan"

Live @ MCPA Hall, KL - Malaysia

(click the pic for video)

 REPORTASE

SWEET AS REVENGE "Malaysian Tour Diary"
4 & 5 April 2009 @ MCPA Hall, KL & Penang - Malaysia

Tak lama kemudian acara dimulai. Band pertama adalah This Sunday, yang gitarisnya Wong adalah salah satu kru Murderothica Clothing dan juga manajer Black Territory. Setelah menyaksikan mereka sebentar, kami semua makan siang di Central Market. Sekitar 10 menit dari MCPA Hall. Central Market sendiri adalah sebuah pusat belanja kerajinan dan souvenir khas Malaysia.

Selesai makan siang, kami semua berpisah. Ada yang memilih kembali ke studio untuk istirahat dan ada yang stuck di venue. Saya sendiri akhirnya tetap tinggal di MCPA Hall bersama Dinand dan Aziz. Mereka memilih beristirahat. Sementara saya sendiri masuk ke dalam MCPA Hall untuk menyaksikan penampilan band-band lainnya. Setelah puas, saya keluar lagi membeli rokok. Ternyata rokok di sana mahal, untuk sebungkus Marlboro Lights Menthol isi 20 batang dihargai RM 10 (sekitar Rp 30.000) di sebuah warung dekat venue. Tiga kali lipat dari harga di Jakarta... hehehe.

Singkat cerita, it’s showtime! Tiba juga giliran kami untuk tampil di depan penonton Kuala Lumpur. Setelah berdoa, kami naik ke panggung. Saat itu sekitar pukul 11 malam waktu setempat. Sudah cukup larut malam untuk ukuran di sana. Karena biasanya gig itu berakhir sekitar pukul 9-10 malam. Tapi tak disangka, masih banyak juga yang setia menunggu penampilan kami. Masih ada ratusan orang. Kami pun jadi semangat beraksi.

Set list untuk malam itu cukup spesial. Kami membawakan 8 lagu, jarang-jarang di Jakarta bisa membawakan lagu sebanyak itu. Diawali dengan intro, penonton mulai merapat. Kemudian kami menyambungnya dengan lagu pertama berjudul ”Langkah”. Tak disangka, ternyata crowdnya cukup atraktif dan sambutan yang diberikan sangat-sangat ok. Tidak sedikit yang berusaha singalong, walaupun mereka belum familiar dengan lagu-lagu kami hehehe. Lagu demi lagu kami mainkan. Dan setiap akhir lagu kami mendapatkan applaus yang cukup meriah. Apalagi saat kami memainkan ”I’m Fading Away” dengan Jo dari The Padangs sebagai guest vocal...waah penonton makin menggila. Crowd di sana juga unik. Ada segerombolan orang yang disebut ”mosh warrior". Jadi di daerah mosh pit ada banyak moshing, melakukan 2-step dan sebagainya. Wheew...jarang-jarang melihat pemandangan seperti itu di tanah air.

Singkat cerita, tiba lagu terakhir dimainkan, ”Potret Kehampaan”...yeah! Dimulai dengan dentingan keyboard, banyak penonton yang ikut menyanyikan potongan reff lagu tersebut. Whoaaa...amazing! Saat lagu dimulai, crowd mulai bergejolak. Tak sedikit yang stage-diving. Bahkan Dinand ikut ditarik dan jatuh ke penonton. Edan lah pokoknya. Karena kegerahan, Dinand melepas bajunya dan bernyanyi dengan telanjang dada. Bowo mendadak panik, karena teringat dengan peringatan bahwa tidak boleh tampil dengan telanjang dada atau kena denda RM 10.000. Akhirnya Bowo merelakan kaos barunya dan memakaikan pada Dinand hahaha.

Tuntas sudah penampilan kami malam itu. Sangat-sangat menyenangkan dan sungguh berkesan. Karena tak menyangka, di negari orang yang jauh dari rumah, banyak yang hafal dan menyanyikan lagu kami.. Waaa...jadi terharu hehehe.

Selesai manggung, kami istirahat sejenak. Ganti baju dan bersih-bersih. Saat keluar dari ruang ganti, sudah banyak yang menanti untuk foto bareng hehehe... Lucu juga, jadi berasa artis aja. Selesai beramah-tamah dan ngobrol-ngobrol di dalam, akhirnya kami semua pulang ke studio lagi untuk istirahat. Karena besok pagi-pagi sekali kami harus berangkat ke Penang untuk show berikutnya. Terima kasih KL.

 

Hari Ketiga

Pagi-pagi sekali sekitar jam 4, kami sudah dibangunkan Bowo. Semua bergegas mandi dan siap-siap, karena jam 5 kami semua sudah harus tiba di meeting point tempat berhentinya tour bus. Hari itu ada 4 band termasuk kami yang berangkat ke Penang. Tiga band lainnya adalah Incarnation, Black Territory, dan The Padangs. Busnya sendiri sangat nyaman dan bisa memuat sekitar 50 orang. Kami berangkat ke Penang sekitar 5–6 jam perjalanan dari KL.

Penang itu sendiri adalah sebuah pulau yang dihubungkan dengan jembatan sepanjang 13 KM. Pemandangannya sangat menarik. Tak lama kemudian kami tiba di Soundmaker Hall, yang sayangnya masih terkunci haha. Rupanya belum ada yang datang. Karena jam sudah menunjukkan angka 12, kami semua sudah kelaparan. Akhirnya bus beranjak ke daerah pantai. Kami berhenti di daerah alun-alun kota tua Penang dan makan siang di sana. Ada satu makanan unik yang disembut pasembur. Semacam rujak di sana. Bedanya kalau di sini rujak isinya buah-buahan, pasembur isinya gorengan, bakso, kepiting, sosis, dsb. Rasanya aneh tapi lumayan enak juga.

Selesai rombongan makan siang, kami semua kembali ke venue untuk check sound. Saat tiba di sana ternyata setting alat belum selesai, lagi-lagi kami harus menunggu. Untungnya di samping venue ada sebuah tempat makan dan minum, akhirnya kami semua nongkrong dulu di sana. Yang lebih unik lagi, disamping tempat itu ada semacam tempat yang menjual lotere...hahaha. Sempat terpikir juga untuk masang lotere. Tapi karena uang yang terbatas, ya ngga jadi deh.

Akhirnya tiba giliran kami check sound. Setelah itu acara dimulai. Line-up gig di Penang ini sangat variatif. Mulai dari band punk, metal, sampai hardcore. Saya sempat menyaksikan salah satu band, lumayan atraktif dengan dandanan ala black metal. Lengkap dengan atribut spike pada lengan personilnya. Mereka membawakan cover song dari Dimmu Borgir dengan rapi, hanya sayang soundnya kurang maksimal. Tapi cukup menghibur juga. Setelah puas menyaksikan penampilan beberapa band, kami semua dibawa ke mall terdekat. Mall-nya keren banget, Queensbay Mall yang terletak persis di depan laut. Niat awalnya sih untuk makan, karena tiba di sana menjelang petang. Tapi akhirnya semua berpencar dan memutuskan berbelanja. Karena asyik jalan-jalan, tak terasa sudah hampir 2 jam kami di sana. Pihak panitia menelepon dan kami harus kembali ke bus.

Page: 1 | 2 | 3 |