SWEET AS REVENGE "Malaysian Tour Diary" 4 & 5 April 2009 @ MCPA Hall, KL &
Penang - Malaysia
Yup, akhirnya
SWEET AS REVENGE (SAR) berkesempatan merambah ke negeri jiran,
Malaysia untuk pertama kalinya berkat dukungan dari Murderothica
Clothing dan Gegey Music. Berawal dari saling kontak dengan Murderothica
Clothing yang sudah merilis merchandise-nya di sana, akhirnya label
tersebut tertarik membawa SAR ke Malaysia awal April lalu. Mereka tampil
dalam 2 show, yang pertama di MCPA Hall, Kuala Lumpur dan satu lagi di
Soundmaker Hall, Penang. Berikut adalah detil cerita perjalanan SAR
selama di Malaysia...
Kami
berangkat dari bandara Soekarno-Hatta pada Kamis, 2 April 2009.
Sangat-sangat excited tentunya. Total 9 orang yang ikut serta
dalam rombongan kami, yaitu semua personil SAR: Dinand (vokal),
Qzoot (gitar), Mamie (gitar), Febri (bass),
Nanda (drum), Nissa (keyboard), ditambah Bowo (road
manager), Aziz (sound engineer), dan juga Tante
Sheila, ibu dari Nissa keyboardis kami. Harap maklum guys,
karena Nissa itu masih sangat muda, baru 17 tahun! Gak heran sang ibu
memilih untuk turut serta menemani dia ke Malaysia hehehe.
Tiba di
Soekarno-Hatta pukul 7 malam, sementara penerbangan kami dijadwalkan
setengah 9 malam. Setelah check-in dan melakukan proses
registrasi, akhirnya kami masuk ke ruang tunggu. Tapi ternyata
penerbangan mengalami delay beberapa kali, sampai tertunda hingga
pukul 23.30. Akhirnya kami bisa naik ke dalam pesawat. Hore! Malaysia...
here we come!
Selama 2
jam penerbangan, kami mendarat dengan selamat di LCCT, Kuala Lumpur.
Setelah melalui proses di imigrasi dan klaim bagasi, kami keluar dari
airport (sekitar) pukul 3 dini hari waktu setempat. Salah satu yang
bikin deg-degan adalah beberapa petugas yang memberhentikan dan
menanyakan apa isi kotak yang kami bawa. Mereka menanyakan nilai barang
tersebut dan ingin meminta pajak. Wah, ternyata di Malaysia sama aja
kayak di sini, masih ada aja petugas yang korup! Untung saja setelah
melakukan negoisasi yang lumayan alot, kami berhasil meyakinkan mereka
dan bisa lewat tanpa harus mengeluarkan seringgit pun.
Tiba di luar,
ternyata kawan-kawan dari pihak organizer dan band-band lokal
sudah setia menunggu. Semua kru Murderothica Clothing, Gegey Music, dan kawan-kawan
dari Incarnation, The Padangs, dan This Sunday menyambut kami. Senang
rasanya bisa menjejakkan kaki di Malaysia dan berjumpa dengan mereka
semua. Banyak sekali yang menjemput kami. Total ada 5 mobil. Akhirnya
rombongan dipecah, satu mobil mengantarkan Nissa dan ibunya ke hotel dan
sisanya mengantarkan kami semua ke tempat tinggal kami selama di Kuala
Lumpur. Setelah 40 menit perjalanan dari airport dan sekali
berhenti untuk membeli cemilan dan merokok sejenak di salah satu
convinience store 24 jam, akhirnya kami tiba di tempat tujuan.
Kami
semua tinggal di daerah Bukit Antara Bangsa di Ampang, sekitar 15-20
menit dari pusat kota KL. Lingkungan yang menyenangkan, di daerah
perbukitan. Sampai dan masuk ke dalam, kami semua terkagum-kagum.
Tempatnya sangat nyaman dan luas. Tempat tinggal itu adalah studio
recording dan fotografi milik Najmi, Cipoi, dan Pidot dari
Incarnation/Subhuman Production dan Senseless Art Photography. Kabarnya
Cipoi sengaja merenovasi ruang studio miliknya beberapa hari yang lalu,
spesial untuk menyambut kami.
Setelah ngobrol-ngobrol sebentar, kami semua tertidur karena kelelahan.
Hari
Pertama
Semuanya
bangun kesiangan!
Waktu menunjukkan jam 2 siang. Tak lama kemudian,
teman-teman kami datang mengajak menikmati santap siang/sore di kawasan
Ampang Plaza. Kami semua sangat excited menikmati makanan pertama
kami di Malaysia. Mereka mengajak ke salah satu kedai mamak, yaitu rumah
makan yang umumnya dimiliki oleh keturunan India. Selama kami menyantap
hidangan yang lezat itu, mereka menjelaskan cara memanggil pelayan
dengan cara yang unik. Hmm...gimana ya, caranya seperti agak-agak
mencicit begitu. Unik dan lucu!
Setelah
perut kenyang, masih ada 1 jam sebelum jadwal latihan kami. Mereka semua
mengajak kami berjalan-jalan sebentar, sekedar
melihat-lihat lingkungan yang searah menuju studio latihan. Sepanjang
perjalanan kami melewati kawasan pemukiman yang rapi dan teratur, cukup
menyenangkan. Tak lama kemudian, kami tiba di studio latihan. Namanya
Studio 84. Pada kesempatan kali ini kami mengajak Jo (vokalis The
Padangs) karena dia akan menjadi guest vocal salah satu lagu kami
nanti.
Latihan berjalan dengan menyenangkan. Tapi sayangnya saat
latihan, baru ketahuan kalau efek distorsi milik Qzoot rusak.
Lumayan panik juga, karena apa jadinya band macam kami tanpa distorsi?!
Setelah dirundingkan dan menyusun backup plan, akhirnya masalah
bisa diselesaikan. Semua lega, dan malam itu bisa dilanjutkan dengan
berkeliling dan berpesta di Kuala Lumpur.
Hari
Kedua
Setelah
party hard semalam, sekarang saatnya to rock even harder!
Jadwal check sound di MCPA Hall sekitar pukul 11 pagi. Tapi
sampai tepat pukul 11 belum juga ada kabar dari pihak organizer.
Setelah manajer
kami menelpon, ternyata alat terlambat masuk dan check
sound
tertunda sekitar 2–3 jam. Tapi ngga apa-apa lah, jadi ada waktu
untuk cari sarapan. Selesai
check sound, kami semua menyempatkan ngobrol dengan teman-teman di
sana. Di acara itu juga ada beberapa booth yang menjual
merchandise dari Crooz, 27Heaven, dan Gegey Music.