MISERY SIGNALS “Controller Indonesia Tour 2009” Kamis, 26 Maret 2009 @ Stardust Café, Sarinah Thamrin, Jakarta - Indonesia
Konser band impor
selama Maret 2009 terus bergulir hampir setiap minggu,
meski kondisi di Jakarta
sebentar lagi
Pemilu. Setelah sukses menggelar show band
punk melodic Jerman NOT AVAILABLE pada 27 Februari kemarin, promoter
HIT N RUN Entertainment berkonspirasi dengan QUICKENING
kembali menghadirkan band metalcore
progresif asal Winconsin, USA, MISERY SIGNALS (MS).
Jurnallica baru
berkesempatan masuk saat grup screamo KILLING ME INSIDE melantunkan lagu terakhirnya.
Sebelumnya, kami juga sudah tertinggal ALICE dan THIRTEEN.
Walau acara sudah berjalan setengah langkah, namun suasana dalam venue
masih belum ada
respon masif dari pengunjung yang juga menjauh dari panggung. Ketika KOMUNAL menggagahi panggung,
barulah penonton
tergugah. Serentak crowds
merapat ke bibir panggung untuk ber-headbanging. Yeah! Boleh
dibilang master of stoner-rock asal Bandung ini kurang mathcing
dengan sang headliner. Namun, banyak
pengunjung beralasan kalau kedatangan mereka ke acara ini juga ingin menyaksikan
KOMUNAL.
Setelahnya, tampil STRAIGHTOUT sebagai "band pembuka" terakhir dan
penonton kembali pasif.
Selesai
kehadiran 5 band lokal, para personil MS langsung men-set alat.
Dan tanpa banyak cingcong, MS yang hadir dengan line-up akhir; Karl Schubach (vokal),
Ryan Morgan (gitar), Kyle Johnson (bass), Stuart Ross
(gitar), Branden Morgan (dram), langsung
menggedor gendang telinga lewat "Set in Motion" yang sehabisnya
di-medley dengan "A Certain Death". Keduanya lagu dari
album terakhir “Controller” yang dirilis pada Juli 2008.
Sedang beberapa lagu & singgel lainnya yang kami ingat, a.l: "Five
Years", "Nothing", "Parallels”, “The Failsafe”, “The Year Summer Ended
in June”, dll. Dalam rangka tur album “Controller”, band yang sudah merilis 3 album ini menyajikan setlist hemat, sekitar 11 atau 12 lagu saja. Mungkin karena durasi lagunya
yang panjang-panjang.
Sejujurnya,
kami kurang mengikuti progres band ini. Lagipula, baik lagu maupun performance
MS terbilang konvensional saja, tipikal
band-band metalcore FERRET MUSIC ataupun TRUSTKILL Records. Hanya
saja musiknya lebih progresif; partai breakdown, chugging riffs, serta melodi-melodi bright
yang
menyinari di sektor gitar. Bila
dalam bahasa trend, genre MS mungkin terbilang telat. (Yeah, we know this is not a
trend, dude-red). Maksud kami, genre yang
MS mainkan udah ngga up to date. Band yang terbentuk 2003
ini justru mengingatkan saya
pada kejayaan POISON The WELL, terutama tipikal vokal yang menggeram berat yang
juga terselip singing parts. Tadinya kami berekspektasi kalo
penonton bakal bersikap sama pasifnya seperti menyimak band-band
lokal. Tapi dugaan saya meleset. Antusias penonton tetap saja tinggi. Sejak
pertunjukan
dimulai, crowds sudah bermoshing liar hingga singalong,
bahkan sampai
menagih encore juga. You're great, guys!
Hanya saja untuk ukuran
show
band mancanegara, acara kali ini tergolong sepi. Sepertinya artis
FERRET MUSIC ini belum familiar dengan scene lokal. Bahkan dari band
opening
saja mengungkapkan ada yang belum pernah simak materi MS sama sekali. Tak heran
bila pengunjung saat itu cuma 150-an kepala. Mungkin mereka yang datang
juga yang tau
MS aja. Atau karena momennya bertepatan dengan Hari Raya Nyepi,
maka acaranya ikut-ikutan sepi. Alah!
Mungkin
juga
pada
“departemen keuangan”-nya sudah tersedot habis oleh beberapa konser band
selama Maret ini, seperti LAMB OF GOD (09/03) atau MALEVOLENT CREATION (22/03).
Wah, coba kalo yang datang itu
MISERY INDEX ya, belum tentu kondisinya serupa. Yah, ini cuma subjektif aja sih! Hehehe…
Tapi hey! HIT N RUN
dalam proyek selanjutnya akan mendatangkan band hardcore Boston - Massachusetts, USA,
HAVE
HEART. Tunggu saja bom waktunya.