menu kami

 

 

 

 

Nonton acara musik yuk...?!

 

Jelajahi panggung musik Jakarta & sekitarnya dengan melihat agendanya di sini.

 

 

23.03.10

COBRA STARSHIP "Live in Concert"

 




NAVICULA: Metropolutan Tour

Sumpah Serapah Metal-heads Indonesia di Webzine Internasional

Bob Marley: Nabi Reggae

Maut Menjemput The Rev

de-el-el

 

 


SANGKAKALA - Macanista EP

Inisiatif bagus bagi Yes No Wave yang merampungkan materi-materi ben dari komunitas underrated walau dalam versi live. Mengingat banyak ben daerah yang seharusnya perlu diekspos walau bermodalkan semangat. Terlebih lagi, banyak khasanah musik yang justru kami dapati bukan berasal dari kota yang dianggap sentral permusikan Indonesia.

(Baca selengkapnya di sini)

 

EDITOR PLAYLIST:

FOUR YEAR STRONG - "Enemy of the World"

ARCADE FIRE - (all)

HOT CHIP - Made in the Dark

Ov HELL - The Underworld Regime

PET SHOP BOYS - Always on my Mind / Did You See me...

 

Join / follow our LINKs:

Facebook Jurnallica

Twitter Jurnallica

YouTube Jurnallica

 

Click number for pics:

| | |

flyer Hewhocorrupts

Music Webzine from Malang

Tabloid Metal from Medan

Indonesian Underground Music Webzine

Kanalmusik.com | Media Musik Online

Show Music Media from Tangerang

Music & Education Magazine from Jakarta

Yogyakarta Music Webzine

Interactive Magazine from Bandung

Indonesian Grunge Webzine

Music Media from Jakarta

Forum Musik Rock Indonesia

Situs Arsip (foto, video, dll) Pertunjukan Musik

First netlabel in Indonesia from Jogja

Portal Music Web from Bandung

Web Arsip Video

 

KONTRIBUSI adalah sosok yang kami idam-idamkan. Kirimkan ide-ide kalian (baik yang brillian sampai yang irasional sekalian), dengan senang hati kami rela menampung. Atau, sekedar ingin meng-informasikan aktifitas-nya (band, media, show, launching, de-el-el) di sini juga boleh.

Tidak ketinggalan, untuk kritik, saran dan kawan-kawannya, hantarkan semua via email di jurnallica_webzine@yahoo.com

 

 

 

 

"Bonita Menambah Nama"

 

Sepertinya, beberapa musisi solo merasa lebih 'nyaman' dengan menyandang titel tambahan pada namanya. Begitupun yang terjadi pada Bonita. Biduanita yang baru merilis album "Laju" ini rencananya akan menggunakan titel "and The Hus Band" sebagai nama tambahan untuk rilisan-rilisan selanjutnya. Dengan begitu, Bonita juga 'terkesan' kaya anak ben. "Sebab kalo solo gw kurang entertainment," candanya sambil terkekeh.

Penambahan nama ini juga mengingatkan kita pada musisi-musisi solo lainnya, seperti Tika and The Dissidents atau Anda with the Joints yang notabene adalah kakak kandung Bonita sendiri. Bila kedua kata "hus" & "band" digabungkan, maka menjadi "husband" yang dalam bahasa Inggris artinya "suami". Tapi hal ini bukanlah guyonan belaka, karena pemetik gitar akustik dalam grup ini tidak lain adalah suami Bonita sendiri, yaitu Petrus Briyanto Adi.

Sambil menghitung hari, beberapa saat lagi Bonita bersama ben pengiringanya akan tampil di Mosaic Music Festival di Singapura pada 15 Maret mendatang. Pada kesempatan RSI Release Party kemarin malam (9/03) Bonita juga memberi bocoran lagu baru serta sebuah cover dari legendaris Titiek Puspa berjudul "Bimbi", yang mana lagu-lagu tersebut juga akan dimainkan pada ajang musik bergengsi di Negri Singa tersebut.

Akhirnya, setelah vakum selama 7 tahun dan merilis album baru, kini Bonita siap melaju kembali.

Posted: Jurnallica (10/03) | Photo: Bonita.doc

 

"Konser Taking Back Sunday Gagal!"

Taking Back Sunday dalam sesi foto pembuatan video "Sink Into Me"

 

Sepekan menjelang hari H, konser TAKING BACK SUNDAY (TBS) di Tennis Indoor Senayan, Jakarta pada 3 Maret 2010 diundur! Menurut JAVA Musikindo sebagai promoter, penyebab reschedule ini karena beberapa kendala teknis. Pihak ben sendiri sangat menyayangkan hal tersebut terjadi, seperti yang ditulis dalam blog myspace TBS: "Keadaan ini di luar kontrol kami, bukan pilihan kami, (dan juga) bukan salah siapapun." Padahal, disinyalir dari interview di salah satu media lokal, vokalis TBS Adam Lazzara berjanji ingin tampil habis-habisan di Jakarta nanti. Tapi sialnya, ekspetasi tersebut harus pupus.

Sejak terbentuk pada 1999, ben post-rock/emo Amerika ini telah menghasilkan 4 album penuh. Dan konser TBS di Jakarta adalah bagian tur promo album terakhir, "New Again" yang telah dirilis pada 2009 silam. Juga, belum lama ini, menjelang Hari Valentine 2010, TBS merilis unreleased b-sides dari "New Again" (atau lebih praktisnya sebuah single) berjudul "Winter Passing" melalui situs resmi TBS.

Meski pihak promoter akan mengembalikan uang tiket sepenuhnya tanpa potongan apapun plus permohonan maaf, namun calon penonton (khususnya fans TBS) tetap merasa kecewa. Pasalnya, konser TBS yang dinanti-nantikan selama 3 bulan itu berujung kandas.

Hingga berita ini naik, belum ada kepastian kapan jadwal pengganti konser TBS di Indonesia dari promoter. Namun dengan adanya reschedule TBS, tidak berpengaruh pada rencana konser-konser JAVA selanjutnya, seperti COBRA STARSHIP (23/03), 311 (30/03), dan Kelly Clarkson (29/04). Info selengkapnya mengenai konser, bisa cek di www.javamusikindo.com.

Posted: Jurnallica (26/02) | Photo: IST

 

PLACEBO "Live in Concert"
Selasa
, 16 Februari 2010 @ Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Indonesia

 

"Konser Pesona Ben Gay"

“Hidup gay!”, teriak salah seorang penonton sembari memberikan aplaus untuk konser Placebo setelah memainkan lagu kedua "Ashtray Heart". Berbicara di luar konteks grup, Placebo dikenal karena identitas seksual para personilnya. Duo pendiri ben, Brian Molko (vokalis, gitaris) adalah seorang biseksual, sedangkan Stefan Olsdal (basis & gitaris) adalah seorang gay, serta merta gaya hidup mereka yang juga dianggap eksesif. Jika Anda menyimak klip resmi "Ashtray Heart", di situ Molko terlihat cantik dengan rambut panjang sebahu. Maka, dapat dimaklumi kala konser itu ada yang berteriak-teriak menyinggung imej yang telah melekat pada ben asal Gravesend, Inggris ini. Namun, di saat yang bersamaan, juga tercium aroma ganja yang entah darimana asalnya.

(Selengkapnya baca di sini)

 

Angels & Airwaves

"Rilis Album Baru Gratis Bertepatan Hari Valentine"

ANGELS & AIRWAVES (AVA) merilis album ketiga bertitel "LOVE" yang bertepatan dengan Hari Valentine, setelah tertunda sejak Natal 2009. Namun terselip kabar suka maupun duka dari AVA. Kabar sukanya, album yang berisi 11 lagu ini dibagikan GRATIS! Bahkan 2 hari lebih awal dari jadwal perilisan, Fuel.tv memberikan link download gratis untuk seluruh dunia. Namun bagi mereka yang memberikan donasi, fuel.tv akan memberikan bonus lagu eksklusif "Hallucination" (Mark Hoppus Octopus Remix) sebagai tanda terimakasih.

Sedang kabar dukanya, setelah merilis album "LOVE", ben yang dianggap "brainchild"-nya Tom DeLonge (vokal & gitar) itu dirumorkan BUBAR yang mana hal tersebut dikaitkan dengan reuni Tom dengan Blink-182. Diperkuat penyataan Tom dalam blog Modlife pada 10 Februari kemarin: "Angels and Airwaves is never going to go away". Bahkan, sang penabuh dram Atom Willard telah bergabung dengan Social Distortion sejak April 2009.

Baru-baru ini AVA telah melangsungkan shooting untuk klip "Hallucination". Single pertama ini lebih dulu diedarkan gratis pada 23 Desember 2009. Untuk fisik album berformat CD dirilis menyusul; berisi 11 lagu yang sama dengan tambahan 30 menit musik ekstra dari film LOVE. Sementara, bagi yang ingin menikmati album "LOVE" versi digital, dapat mengunduhnya di sini.

LOVE tracklist:
1. Et Ducit Mundum Per Luce
2. The Flight of Apollo
3. Young London
4. Shove
5. Epic Holiday
6. Hallucinations
7. The Moon Atomic (...Fragments and Fictions)
8. Clever Love
9. Soul Survivor (...2012)
10. Letters to God, Part II
11. Some Origins of Fire
Bonus track:
12. Hallucinations (Mark Hoppus Octopus Remix)

 

Posted: Jurnallica (15/02)

 

Konser TRIVIUM:

"Satu Lagu Sepuluh Ribu"

 

Kemarin (4/02), secara resmi TRIVIUM mengumumkan dramer terbaru, Nick Augusto yang mengantikan Travis Smith. Mengenai hal ini, vokalis/gitaris Matt Heafy dengan bangga berkomentar: "Permainan dram Nick sangat teknikal dan ber-macam-macam dan ia membawa suatu enerji yang hebat untuk band."

Kedahsyatan pukulan Nick bisa disimak nanti pada lagu terbaru "Shattering the Skies Above". Yang mana lagu tersebut akan disertakan dalam EP "God of War, Blood & Metal" yang dirilis secara digital. Termasuk sebuah cover dari "Slave New World"-nya SEPULTURA. Bersama Nick, ben yang telah menelurkan 4 album itu sudah merekam 2 lagu baru.

Kini, TRIVIUM sedang mempersiapkan rangkaian terakhir tur promo "Shogun" (2008, Roadrunner Records). Dengan formasi terbaru; Matt Heafy (vokal, gitar), Corey Beaulieu (gitar, vokal), Paolo Gregoletto (bas, beking vokal), dan Nick Augusto (dram) akan tampil pertama kalinya pada konser di Tennis Indoor, Jakarta, 11 Februari besok. Menurut promoter JAVA Musikindo, ben metalcore asal Orlando, Florida - Amerika Serikat itu akan menggeber sebanyak 25 lagu dalam repertoarnya nanti.

Bila dibuat perbandingan, dengan harga tiket Rp 250.000,- (festival) berarti kamu cuma membayar Rp 10.000,- untuk menyaksikan konser TRIVIUM per-lagunya. Tapi, nontonnya ngga bisa diketeng lah!

Posted: Jurnallica (6/02)

 

BOYS LIKE GIRLS "Live in Concert"
Senin
, 25 Januari 2010 @ Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Indonesia

 

"Mabuk Cinta dengan Boys Like Girls"

JAVA Musikindo kembali mencoba peruntungannya lewat konser musik di 2010 ini, setelah (hampir) sepanjang 2009 absen mengadakan events musik kecuali konser Bullet For My Valentine (4 Februari 2009), yang itupun tak maksimal target pengunjung. Dalam 3 bulan pertama tahun 2010, JAVA telah menyajikan 7 konser ben manca-negara. Diawali dengan kuartet power-pop/pop-rock BOYS LIKE GIRLS (BLG). Meski tergolong ben pendatang baru, nama BLG langsung melambung berkat debut album self-titled (2006, SONY BMG). Bahkan singles-nya format digital terjual hingga 3 juta donlod. Itupun yang membuat album ini disebut-sebut sebagai "an album full of hit singles" atau "the soundtrack to summer".

(Selengkapnya baca di sini)

 

SURI

"Rock SuriTauladan"

 

Dengan mengandalkan perpaduan sound rendah dibalut distorsi yang berat, terbentuklah sebuah grup bergenre “Stoner Rock” bernama SURI. Di tengah degradasi drastis kualitas industri musik nasional dan derasnya invasi massal ben pop melayu, SURI lahir memberi memberi pesan kepada penikmat musik tanah air bahwa rock hingga detik ini tak akan ada yang bisa mengalahkan / menggantikannya walau keadaan musik tanah air saat ini sedang mengalami resesi kualitas yang menonjol.

Secara eksplisit, tak ada kandungan eksklusif dari nama SURI. Just a name from an ordinary band. SURI berasal dari kawasan urban Jakarta yang berisi personil kaum pekerja yang mencari celah waktu untuk bersenang-senang. Empat pemuda yang menggawangi ben ini a.l.: Rito (vokal & gitar), Mr. Alunx (gitar), Gan Dung (bas), & Didit Bremi (dram).

(Selengkapnya baca di sini)

 

Bob Marley

"Nabi Reggae"

 

HISTORY

Terlahir dengan nama Robert Nesta Marley pada Februari 1945 di St. Ann, Jamaika, Bob Marley berayahkan seorang kulit putih dan ibu kulit hitam. Pada 1950-an Bob beserta keluarganya pindah ke ibu kota Jamaika, Kingston. Di kota inilah obsesinya terhadap musik serta profesi menemukan pelampiasan. Waktu itu Bob banyak mendengarkan musik R&B dan soul, yang kemudian hari menjadi inspirasi irama reggae, melalui siaran radio Amerika. Selain itu, di jalanan Kingston dia menikmati hentakan irama Ska dan Steadybeat dan kemudian coba memainkannya sendiri di studio-studio musik kecil di Kingston.

Bersama Peter McIntosh dan Bunny Livingston, Marley membentuk The Wailing Wailers dan sempat merilis album (1963) dengan hit "Simmer Down". Lirik lagu mereka banyak berkisah tentang “rude bwai” (rude boy), anak-anak muda yang mencari identitas diri dengan menjadi berandalan di jalanan Kingston. The Wailing Wailers bubar pada pertengahan 1960-an dan sempat membuat penggagasnya patah arang hingga memutuskan berkelana di Amerika.

Pada April 1966, Bob kembali ke Jamaika, bertepatan dengan kunjungan HIM Haile Selassie I —raja Ethiopia– ke Jamaika untuk bertemu penganut Rastafari. Kharisma sang raja membawa Bob menjadi penghayat ajaran Rastafari di tahun 1967. Dan bersama The Wailer, band baru Bob yang dibentuk setahun kemudian bersama dua personil lawas Mc Intosh dan Livingston, ia menyuarakan nilai-nilai ajaran Rasta melalui reggae. Penganut Rastafari lantas menganggap Bob menjalankan peran profetik sebagaimana para nabi, menyebarkan inspirasi, dan nilai Rasta melalui lagu-lagunya.

(Baca selengkapnya di sini)

 

 

MAU YANG ‘ORI’?

Oleh: Harlan Boer

 

Seorang kurator memesan ayam goreng di gerai KFC. Pelayan bertanya, “Mau yang original atau crispy?” Kurator menjawab, “Jaman sekarang sudah nggak ada yang original.”

 

Bagi saya, anekdot itu terdengar crispy. Berbeda dengan KFC yang menamakan paha ayam gorengnya dengan sebutan “drum stick”, yang di-copy-paste dari istilah untuk tongkat pemukul drum, dan karena itu terdengar original? Sementara KFC semakin jitu ketika perbedaan original dan crispy terdapat hanya pada kulitnya.

 

Copy paste adalah keseharian, peradaban. Orisinilitas yang 100% pun dianggap tak pernah diciptakan manusia, konon sudah sejak lama. Kata “orisinil” jadi hanya bisa ada ketika yang dimaksud adalah penciptaan sesuatu yang baru berkat pemikiran modifikasi kombinasi “penggabungan-penggabungan” dan, atau, karena pengaruh lainnya – entah sadar atau bawah sadar. Bisa juga itu adalah revisi. Atau bagi yang “relijius”, teorinya dalah: Tuhan sudah menyediakan segala ide, manusia yang merangkainya. Mungkin cuma penjual HP dan onderdil mobil yang masih suka mengklaim dengan bangga akan orisinilitas sambil menawarkan pada konsumennya, “Mau yang ori?”

 

(Selengkapnya baca di sini)

 

| NEWS | INTERVIEW | REVIEW | NEW COMER | WRITING |

| REPORT | SHOW SCHEDULE | GALLERY | DOWNLOAD | CONTACT |

 

 

© 2010, Jurnallica.com diorbitkan oleh Jurnallica Press.
Untuk komunikasi, kontribusi, konspirasi, dll segera hubungi: info@jurnallica.com.
 

Webmaster: x14x | Powered: BA2M