LINE-UP

Erick - vokal, gitar

Andry - gitar

Adi - bas

Didit - keyboard

Zaini - dram

 GENRE

Brit-Pop

 

BACK TO THE MENU

 BONEKAKAYU

“Indie” dari perspektif Bonekakayu

Musik adalah sebuah bahasa lain yang ada di dunia ini. Dengan musik seseorang dapat mengerti suatu bentuk pesan yang ingin disampaikan. Musik memiliki daya universalitas yang berbeda dengan bahasa pada umumnya. Ia dapat menembus batasan-batasan seperti waktu, suku, agama, dan latar belakang lainnya. Musik adalah bahasa yang memiliki bentuk keindahan walau apapun bentuk musik itu sendiri. Sebab musik terdiri dari rangkaian not-not yang mana membutuhkan suatu kreativitas dalam merangkainya hingga tercipta apa yang dinamakan dengan musik yang utuh.

 

Seperti halnya musik independent atau yang biasa disebut dengan musik “indie”, yang menjadi sebuah bahasa tersendiri dalam menyuarakan isi pesan yang ingin disampaikan. Banyak yang menyebut musik indie sebagai bentuk musik idealis. Namun bersamaan dengan itu ternyata masih banyak orang yang masih beranggapan salah terhadap pengertian musik indie. Banyak band mencap diri mereka dengan indie, padahal mereka sesungguhnya bukanlah tergolong itu. Mengapa dikatakan demikian? Memang apa pengertian musik indie?

 

Merujuk dari nama indie itu sendiri yaitu memiliki pengertian kebebasan dan indie bukan semata-mata sekedar musik yang non-major label tapi ia sudah merupakan sebuah “semangat” atau gerakan dalam hal bermusik. Maka band-band yang masuk kategori ini adalah band yang menyuarakan bentuk musik yang berbeda dengan mainstream. Pengertian mainstream sendiri adalah suatu bentuk pemikiran dan cara pandang yang sedang berlaku, atau istilah lainnya adalah sedang nge-trend. Yang mana trend itu diciptakan oleh para pemegang modal yang berada di major label, dengan orientasi meraup keuntungan yang sebesar-besarnya tanpa melihat sisi seni atau makna lagu yang disiarkan. Kebanyakan lagu mainstream adalah bernuansa cinta dan sedikit yang menyuarakan tentang kehidupan sosial dan tema lainnya selain cinta. Band-band yang mengkategorikan diri mereka sebagai indie kebanyakan karena mereka memulai semuanya dari bawah sendiri, termasuk manajemen yang mereka bentuk dan musik yang terlepas dari pengaruh mainstream. Oleh karena itu bagi band yang memainkan musik mainstream namun menyebut diri mereka dengan indie, sesungguhnya perlu disadari bahwa mereka hanya band yang hidup dengan sedikit modal dan berharap popular dengan membawakan lagu sesuai kesukaan pasar.

 

Menilik sejarahnya perkembangan musik indie di Indonesia terbilang sangat panjang dan itu banyak dipelopori oleh band-band berkualitas yang lagu-lagunya masih layak didengarkan hingga saat ini yaitu seperti Pas Band, Pure Saturday, Pestol Aer, Rumah Sakit, Gallery, Slank, dan lain-lain. Lalu di saat sekarang ini, tecetus nama-nama yang tidak asing di telinga seperti Everybody Loves Irene, The S.I.G.I.T, Mocca, Kaimsasikun, dan masih banyak lagi sederet nama dibelakangnya. Terlepas dari keberadaan mereka yang saat ini ada yang sudah bergabung dengan major label namun masih layak dikategorikan sebagai band yang mengusung musik indie, yaitu seperti Naif, The Upstairs, dan The Changcuters. Itu karena masih mempertahankan karakter mereka miliki sedari awal.

 

Dengan menyebut nama-nama di atas yang telah terlebih dulu menyuarakan musik mereka masing-masing, kini hadir band yang sesungguhnya telah lama berada di jalur musik indie yaitu bonekakayu. Bonekakayu masuk kategori musik indie karena mereka memiliki semangat untuk mengubah pandangan masyarakat yang terlalu lama terbuai oleh alunan lagu yang selalu mellow dan isi pesan yang bermakna selalu patah hati atau kisah cinta yang klise. Dengan dipengaruhi oleh musik Morrissey, Shed Seven, Sonic Youth, JJ72, Oasis,  dan The Stone Roses, bonekakayu menjelma menjadi satu bentuk musik yang layak untuk dinikmati. Bonekakayu tidak anti dengan tema cinta, namun mereka selalu mengemas itu dengan cara yang berbeda sesuai karakter mereka sendiri tanpa dipengaruhi oleh pasar. Di dalam tubuh bonekakayu ada nama-nama; Erick (vokal-gitar), Andry (gitar), Adi (bas), Didit (keyboard), dan Zaini (dram).  Beberapa single yang dapat dijadikan teman bagi para pendengar, yaitu “Out of Reach”, Standing Alone”, dan “Mati Sendiri”. Sejauh ini lagu-lagu tersebut sangat diterima oleh pendengar yang telah mengenal bonekakayu lebih dulu. Dan bonekakayu berharap akan semakin banyak orang yang mengerti musik dan menyenangi musik mereka. “kita bukan yang terbaik tapi musik kita layak didengar”, kata Erick dengan tegas.

 

Bagi Anda yang ingin mengetahui seperti apa musik dari bonekakayu, dapat mengunduh salah satu singlenya “Out of Reach” secara langsung. Selamat mendengarkan!

 

Kontak / info:

Didit (0856 894 6158 / 021-988 92814)

Yoga (0856 922 95492 / 021-920 24534)

bonekakayu.band@gmail.com

 

 DOWNLOAD SONG

“Out of Reach” [mp3] | [lirik]