Sabtu, 30 Agustus 2008 @
Stardust café, Sarinah Building 14th floor, Jakarta -
Indonesia
Sepuluh tahun bukanlah
kurun waktu yang sebentar dalam melanggengkan nasib sebuah band. Maka,
sewajarnya bila sebuah band black metallic core kawakan Jakarta Timur
STRAIGHTOUT (SO) mengadakan anniversary show yang ke-10
tahun. Sebelumnya, hal serupa juga pernah dilakukan beberapa band lawas dari Jakarta, seperti TENGKORAK, SIKSAKUBUR,
BETRAYER, dll.
Pesta yang sempat mandeg selama 3 bulan, akhirnya
baru bisa dirayakan pada 30 Agustus 2008 - yang momennya sehari menjelang
Ramadhan. Acara
yang bertempat di Stardust café juga turut dimeriahkan oleh 15 band
setempat dari genre yang bervarian. Mulai death metal, grindcore,
hardcore, hingga
gothic sekalipun, diantaranya: SIKSAKUBUR, FUNERAL INCEPTION, LOST SIGHT, BALLHEAD,
TRIPLE X, PAPER GANGSTER, DREAMER, PROSATANICA, dll.
Sesuai schedule
yang kami lihat, harusnya acara sudah dimulai sejak jam 2 siang. Namun saat Jurnallica tiba menjelang maghrib, acara
sama sekali belum dimulai, hiks! Maka dari itu setiap band harus
dikorting jatah manggungnya supaya semua dapet kebagian. Sekembali
Jurnallica pada jam 8 malam, DEATH VALLEY sedang
beraksi panggung lewat semburan melodic death metal. Setelahnya, dilanjutkan band-band
lain secara berurutan
oleh PROSATANICA, FUNERAL INCEPTION, DREAMER, PANIC DISORDER, PAPER
GANGSTER, SIKSAKUBUR, BALLHEAD, SWEET AS REVENGE, LOST SIGHT, hingga
TRIPLE X. Lantai
moshing pun terus terisi meski setiap
band tampil berbeda aliran, kecuali tampilan 2 MC-nya
yang membuat garing dan membosankan hahaha...
Sampailah di penghujung acara pada setengah 1 suro.Kehadiran Straightout kini (masih) diperkuat oleh: Demise (vokal), Pipinx (gitar),
Sonny (bass), Beni (dram), Mela (keyboards), ditambah seorang gitaris adisional dan
female vokal. Namun gitaris terdahulunya, Danny sempat mengisi pada beberapa lagu.
Formasi enam personil ini memainkan musik ala Skandinavia metallic core dengan pengaruh black metal yang
cukup kuat dari CRADLE OF FILTH. Tersimak jelas pada karakter vokal
serta dentingan keyboardnya.
Mengenai rilisan rekaman, SO memang tidak tergolong produktif. Sepanjang
karirnya, mereka baru menelurkan dua album saja;“Undying Beauty and the
Symphony of Sadness” (2004) dan “Forsaken Upon Nemesis” (2007), yang semuanya dirilis
oleh label Bandung
BLUE SKY Records. Sebanyak belasan lagu mereka tumpaskan dari kedua
albumnya tersebut, a.l: Nightbirth of Pregnant Skies, Crypt of
Jackal, Nightingale, Fragment of Dying Fast, dll.
Layaknya
sebuah perayaan
ulang tahun, di pertengahan show SO juga ada acara potong kue segala. Namun kalian tau apa alat pemotong kuenya?...Yaitu
gergaji mesin dan kapak! Holysheeettt!!!... Kue dengan desain logo
pentagram itu diletakkan di atas tabung sound Marshall, lalu kedua benda
tersebut langsung dibantai hingga semuanya terbelah dua.
Whooaa...!!! Tapi sayang, kok ngga ada adegan "belah duren" ya?!
Pasti makin asyikk! Huahaha... Selesai melakukan atraksi
yang berbahaya, SO kembali melanjutkan
beberapa lagunya, dan kemudian pestanya bubaaarrr...!!!
Report:
Jurnallica | Photo:
IST (atas) & Jurnallica.doc (bawah)