MENU

ANGELS & AIRWAVES

AS I LAY DYING

BEHEMOTH

AVENGED SEVENFOLD

STRAIGHTOUT

PANIC AT THE DISCO

The USED

CALIBAN

JAKARTA JAM! (Day 1) [SIMPLE PLAN, NEW FOUND GLORY, etc]

RUFIO

DISMEMBER (@ Jakarta Rock Parade)

MAGRUDERGRIND

WALLS OF JERICHO

STORY OF THE YEAR (feat. YOUR FAVORITE ENEMIES)

Sick of it All

KOIL

Sum 41

Comeback Kid

Bleeding Through

 

 REPORTASE

STORY OF THE YEAR “Live in Concert!”

Kamis, 5 Juni 2008 @ Istora Senayan, Jakarta - Indonesia

Seumur hidup baru kali ini saya menyaksikan show event band emo. Untungnya, yang pertama kali saya tonton ini adalah band luar yang cukup ternama di kalangan emo, yaitu STORY Of The YEAR (SOTY). Yeah! Adalah sebuah band asal St. Louis, Amerika yang terdiri dari Dan Marsala (vokal), Ryan "The Nose" Phillips (lead gitar), Philip Sneed (gitar/vokal), Adam Russell aka “The Skull” (bass), & Constable Wills (dram). Terbentuk pada 1995 dengan nama awal BIG BLUE MONKEY, kemudian tahun 2001 band ini merubahnya menjadi STORY OF THE YEAR.

Sebagai jurnalis profesional, tentu saya terus mencekoki kuping ini dengan materi SOTY sejak jauh-jauh hari. Cari infonya sebanyak mungkin, kunjungi situs/myspace-nya, donlod lagu & videonya, dsb. Setidaknya itu semua dapat menambah refrensi saya pribadi. Atau bahasa lainnya mah “melebarkan sayap”. Agar saat liputan nanti, minimal saya tau lagu-lagu yang dimainin. Dan itu baru namanya “reportase”! Ngga cuma ngandelin songlist dari panitia doang...!

Untungnya, beberapa hits dari album pertama SOTY Page Avenue (2003) sudah cukup akrab di telinga, seperti “Until the Day I Die”, “Sidewalks”, “In the Shadow”. Kabarnya, penjualan “Page Avenue sendiri sampai saat ini telah laku sebanyak 500 ribu kopi di seluruh dunia. Bahkan single “And the Hero Will Drown” disertakan dalam album game soundtrack “Need for Speed: Underground”. Ditambah lagi refrensi album & stuff SOTY lainnya dari kawan penikmat emo, menjadikan kami lebih afdol mengenal lagu-lagu SOTY, termasuk album barunya “The Black Swan” yang dipasarkan EPITAPH mulai 19 April 2008 kemarin. Siiipp!!!

Venire MUSIC (yang merupakan divisi dari VARIANT Records) adalah promoter konser SOTY di Indonesia, tepatnya pada Kamis, 5 Juni 2008 di Istora Senayan, Jakarta. Harga tiketnya sangat bervarian, mulai dari kelas Festival (Rp 250.000), Kelas 1A/1B (Rp 225.000), Tribun Middle (Rp 200.000), & Tribun Left/Right (Rp 150.000). Dan ternyata Indonesia adalah satu-satunya negara yang mewakili konser SOTY di Asia dalam rangka promo “The Black Swan”, sebelum mereka bergabung dalam tur akbar WARPED Tour selama musim panas nanti.

Show panggung dimulai setengah 9 malam, diawali oleh pendatang baru asal Kanada, YOUR FAVORITE ENEMIES (YFE). Mmm, rasanya kurang tepat bila kalian menganggap YFE disebut “opening act” alias band pembuka untuk SOTY. Mengapa saya bilang demikian?... Ternyata, kedua band di atas dipertemukan oleh VENIRE MUSIC selepas turnya masing-masing dari Australia. Jadi tepatnya, show ini konser 2 band dalam satu panggung.

            Tadinya juga saya menjudge palingan musik YFE sejenis emo gitu, karena melihat rambut vokalisnya berponi miring. Tapi saya salah, justru YFE memainkan rock melodius dengan sedikit sentuhan metal. Bahkan beberapa part lagunya mengingatkan saya pada LACUNA COIL. Ah, memang style rambut bukan lagi suatu identitas jenis musik kan. Lihat SOTY, kalau mereka disebut-sebut “band emo”, tapi tak satupun personilnya bergaya trend poni miring. Wah, kalau inget Kaka Sleng atau Ahmad Dhoni pernah berambut Mohawk, apa mereka juga disebut “punk”??? Yuucckkk!!!...

            Tujuh lagu berlalu selama 30 menit, dan saya cuma tau 2 lagu doang; “Midnight's Crashing” dan “Open your Eyes”. Itu pun karena malam sebelumnya saya donlod mp3 & videonya di internet. Sementara YFE baru setahun berkarir dan hanya merilis satu EP "And If I Was to Die in the Morning… Would I Still Be Sleeping With You" yang dirilis sendiri (DIY attitude way) dan berhasil mencetak sebanyak 30.000 kopi. Wow! Angka yang bagus untuk pemula. Jeff pun menambahkan kalo videonya “Open your Eyes” saat ini menjadi video no.1 di Kanada.

 

Selepas performance FYE, sekarang saatnya headliner konser ini, STORY OF THE YEAR! Sorakan tak sabar dari crowds pun terus memanggil nama band ini, hingga semua personilnya tampil ke arena panggung. Salam hangat disapakan pada penonton dan tanpa banyak basa-basi SOTY langsung “menghebohkan” lewat “And the Hero Will Drown” dan serentak penonton bersingalong. Cool!

Apa yang paling dinantikan dari live-live SOTY adalah tampilan aksi panggungnya yang dikenal aktraktif dan spektakuler. Terutama gerakan putar gitar serta loncatan akrobatik dari gitarisnya. Kalau pernah lihat video-video awalnya, kalian pasti tau maksud saya. Dan malam itu semuanya dipertunjukkan… Mantap! Dan rasanya terlalu banyak bila saya harus menceritakan semuanya. Namun beberapa cuplikan seperti; di part akhir lagu “Meathead”, SOTY merombak formasi (yang vokalis bermain dram, dramer menjadi bass, & bassis menjadi vokal) lalu memainkan sisa lagu tersebut sampai habis. Seru deh…! Saya jadi teringat konser SUM 41 awal Mei lalu, yang juga melakukan hal yang serupa saat memainkan lagu “Pain for Pleasure”.

Kemudian di akhir lagu “Choose Your Fate”, Ryan mencabuti semua senar gitarnya satu persatu. Dan yang paling menghebohkan, di sela-sela lagu “In the Shadow” Philip melempar gitarnya ke langit, lalu lari ke lantai dram dan langsung melakukan salto ke belakang. Disusul pula oleh Ryan melakukan hal yang sama. Suit…suiiit…!!! Ngga sekalian aja jurus-jurus kungfu dikeluarin... Wataaa!!!

Intinya, SOTY ini memang “band panggung”. Mereka bisa membuat bagaimana penonton terhibur dan “membayar”nya dengan kepuasan. Saya sendiri hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala sangking takjubnya. Dan saya berani bilang kalau konser SOTY ini adalah konser band musik terbaik selama 2008.

Dari segi sound juga tak mengecewakan, meski kami lebih terbuai dengan adegan-adegan spekta para personilnya. Sebanyak 15 lagu mereka persembahkan. Dan tau ngga…saya hapal semua lagunya! Berikut saya tulis songlistnya secara berurutan: And the Hero Will Drown, Falling Down, The Antidote, Wake Up, Our Time is Now, Meathead, Anthem of Our Dying Day, Take Me Back, Stereo, Tell Me (P.A.C), Sidewalks, Choose Your Fate, In the Shadows, Until the Day I Die, "Is This My Fate?" He Asked Them. Wuiiihh… Ternyata, saya ngga sia-sia selama sebulan sering memutar lagu-lagu mereka.

Sayang tak ada encore sama sekali. Coba kalau ditambah satu lagu lagi, “Razorblades” yang termasuk dalam playlist favorit saya. Yah, kami pun ngerti untuk menunjukkan tampilan atraktif (apalagi akrobatik) itu memang menguras banyak enerji, walau sekedar jumping seperti vokalis Dan. Tapi harusnya doi juga bisa mencuri waktu rehat di beberapa lagunya, seperti “Anthem of Our Dying Day”, “Sidewalks”, “Until the Day I Die”. Karena pada lagu-lagu tersebut penonton turut menyanyikan bersama dari awal lagu hingga selesai.  Wah, wah, waaahh!

Suasana gedung Istora Senayan malam itu terasa begitu membahana. Sekitar 3000 kepala yang hadir lebih digandrungi kawula muda. Kalo kawan saya bilang sih; “penontonnya kebanyakan ABG”. Eitt, nanti dulu… Apa saya sudah cukup tua bila juga berbicara seperti itu? Ibu saya sering celoteh ke saya; “udah sarjana tapi kelakuan masih kaya anak kecil”. Ow, setidaknya saya cukup pantas kan bila berada di konser SOTY malam itu hehehe... Stay young & loud, dude!

(You also can watch their live videos in Indonesia here)

 SONGLIST

STORY OF THE YEAR songlist:
·  And the Hero Will Drown

·  Falling Down

·  The Antidote

·  Wake Up

·  Our Time is Now

·  Meathead

·  Anthem of Our Dying Day

·  Take Me Back

·  Stereo

·  Tell Me (P.A.C)

·  Sidewalks

·  Choose Your Fate

·  In the Shadows

·  Until the Day I Die

·  "Is This My Fate?" He Asked Them

Report & photo: Jurnallica