RELATED REPORTS

 

Avenged Sevenfold (22 Oktober 2008)

 

 MENU

ANGELS & AIRWAVES

AS I LAY DYING

BEHEMOTH

AVENGED SEVENFOLD

STRAIGHTOUT

PANIC AT THE DISCO

The USED

CALIBAN

JAKARTA JAM! (Day 1) [SIMPLE PLAN, NEW FOUND GLORY, etc]

RUFIO

DISMEMBER (@ Jakarta Rock Parade)

MAGRUDERGRIND

WALLS OF JERICHO

STORY OF THE YEAR (feat. YOUR FAVORITE ENEMIES)

Sick of it All

KOIL

Sum 41

Comeback Kid

Bleeding Through

 

 REPORTASE

BEHEMOTH “Asian Apostasy Tour '08”

Senin, 3 November 2008 @ Viky Sianipar Music Center Manggarai, Jakarta, Indonesia

Sempat tak percaya, namun begitu bahagia mendengarnya bila bumi pertiwi ini bakal kedatangan salah satu black metal terbaik (terlebih lagi kalau band tersebut adalah band favorit kamu-red), yaitu BEHEMOTH. Suatu hal yang tak terduga menjadi nyata (buat saya). Bagaimana tidak, kalo band semacam SLAYER rumornya selalu gagal konser ke sini karena pesannya mengandung penghujatan, singgungan terhadap reliji, dll. Apalagi propaganda band-band black metal yang jelas bermuatan "gelap". Namun kami bukan menyunjung misi-misi yang mereka tawarkan, melainkan kami memuji musikalitas BEHEMOTH yang brilian. Kinipun godz of black metal asal Polandia itu sedang merajai kancah musik ekstrim metal (khusunya black metal) di dunia. Bahkan BEHEMOTH sempat menjadi headliner di metalfest terkenal Amerika, OZZFEST pada 2007 lalu. Dan lagi, sepanjang catatan konser di Indonesia belum pernah terealisasi band black metal yang melangsungkan turnya. (Setidaknya untuk band berkelas dunia seperti BEHEMOTH). Sebagai promoter baru (dan proyek konser pertama kalinya) MIGHTY SYNDICATE berhasil mendobrak kestagnansian, sekaligus kami deklarasikan inilah konser PERTAMA band black metal di Indonesia!

Konser BEHEMOTH di sini masih rangkaian tur promo album terbarunya “The Apostasy“ yang sudah dirilis REGAIN Records pada 2007. Bahkan baru-baru ini (16 Oktober 2008), dari label yang sama juga merilis album livenya, “At the Arena ov Aion” (Live Apostasy). Sayangnya, jadwal show BEHEMOTH di Jakarta jatuh pada hari Senin (03/11/08). I don’t like Monday! Memang, perencanaan show di sini bisa terbilang mendadak. Bahkan beberapa hari sebelum konser digelar, jadwal show di Jakarta masih belum tercantum di tourlist myspace BEHEMOTH.

Malam itu cuaca cukup mengganggu. Derasnya hujan terus mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya mulai sore hari. Jurnallica tiba sekitar setengah 9 malam dengan konsidi agak kuyup. Sampai di tempat tujuan, kami tak banyak memperhatikan sekitar dan langsung memasuki Viki Sianipar. Salah satu opening, FUNERAL INCEPTION baru memulai aksinya panggungnya. Band brutal death yang digawangi Doni Iblis ini menyemburkan “sumpah serapah” (baca: lagu-lagu) dari album terbarunya “H.A.T.E.” (ROTTREVORE Records, 2008). Hingga akhirnya pentas FI ditutup oleh hitnya yang berjudul sarkastik “Surga di Bawah Telapak Kaki Anjing”. Yeaahh...!!! Oya, sebelumnya AFTER ALL OVER lebih dulu mengisi panggung. Juga SIKSAKUBUR yang kabarnya batal main. Dilanjutkan band brutal death Jogjakarta, DEATH VOMIT yang kini tampil kwartet dengan audisional vokalis & gitaris. Dari empat opening acts, tak satupun band lokal berkategori black metal. Mengingat jati diri BEHEMOTH sebagai band black metal, namun intensitas musikalnya bak turbo mesin tempur dengan beats drums yang sama gerindanya dengan band-band brutal death.

  

Beres penampilan 4 band pembuka, pengunjung yang hadir sekitar 300 kepala dibuat menunggu selama setengah jam. Barulah pada jam 10 (kurang 15 menit) malam para personil BEHEMOTH muncul ke panggung untuk melakukan cek sound. Dari sini kita bisa menilai, meski band sudah bertaraf internasional namun para personilnya sangat talenta dalam urusan cek sound tanpa perlu menggandeng krunya, kecuali seorang asisten yang bogel. Atau buat mereka yang awam, mungkin mengira yang sedang cek sound itu adalah krunya. Secara Nergal hadir memakai sendal jepit. Dirasa sudah fix dengan setelan soundnya, keempat personil BEHEMOTH balik ke belakang panggung dan penonton harus kembali (lagi) menunggu. Kami berekspektasi, sebagai identitas band “black metal” persiapan mereka selanjutnya adalah berdandan ala corpse painting lengkap mengenakan kostum perangnya.

Selang 30 menit kemudian, gema dari intro “Rome 64 C.E.” mulai terdengar disusul dengan kehadiran Adam "Nergal" Darski (vokal & gitar), Zbigniew Robert "Inferno" Prominski (drams), Tomasz "Orion" Wroblewski (bass), Patryk Dominik "Seth" Sztyber (gitar), yang muncul satu persatu ke arena panggung. Intro selesai, mereka langsung babat “Slaying the Prophets ov Isa” sebagai lagu pertama. Di sela-sela lagu ini pun Nergal menyapa penonton dengan bahasa Indonesia: “Selamat Malam Jakarta!”, dari suara vokal “beast”-nya itu. Massa pun langsung melakukan “ibadah” berjamaah yaitu moshing & cricle-pit hahaha...

Baru di lagu ketiga, pihak Behemoth mengkomando panitia agar para pengunjung tidak terus melanjutkan pendokumentasian, baik video maupun foto –walaupun cuma menggunakan handphone sekalipun. Mendengar usulan tersebut, tentu tak sedikit penonton bergerutu kesal, bahkan mengacuhinya. Saya sendiri juga belagak bodo amat mencuri-curi sesi gambar hehehe. Well, kondisinya dilematis memang, band yang lagi berkonsentrasi di atas panggung (mungkin) merasa “terganggu” dengan kilatan-kilatan blitz para fotografer. Tapi di sisi lain, penonton juga mempunyai hak atas pembelian tiket sebesar Rp 150.000,- (meski di tiket box sempat diturunkan menjadi Rp 100.000,-).

Sedikit overview tentang BEHEMOTH. Band yang berdiri di Gdañsk, Polandia dibangun oleh seorang pemuda metal maniak, Adam Darski aka Nergal sekitar 17 tahun yang lalu, tepatnya 1991. Pada masa awalnya, band ini masih memainkan black metal murni yang konvensional. Sampai berjalan di album “Satanica” (1999), sang mastermind Nergal membanting stir konsepnya menjadi turbo black metal dengan kombinasi hyper beats dari brutal death yang dominan sekaligus perubahan karakter vokalnya yang jauh dari stereotipikal black metal (screaming vocal-red). Selama pertunjukan live di Jakarta, Nergal cs. menyuguhkan kompilasi lagu dari 9 album yang dimilikinya, mulai dari trak-trak terbaru sampai yang lawasnya, seperti “From the Pagan Vastlands” dan “Summoning ov the Ancient Gods”. Setelah saya runutkan 17 lagu yang mereka mainkan (lihat daftarnya di bagian samping atas-red), ternyata songlist di Jakarta sama persis dengan tracklist album live “At the Arena ov Aion”, termasuk sesi drum solonya. Wohoo… Coba kalau saat itu ada yang merekam live mereka, nantinya bakal menjadi album “At the Arena ov Aion” (Live in Indonesia) hahaha… Tinggal ditambah satu lagi, “Pure Evil & Hate” pada urutan akhir lagu.

Dari segi performance band ini tampil full of energy, meski mereka terlihat banyak istirahatnya. Dan juga banyak rumor beredar, kalau band ini tadinya sempat meminta atraksi debus dengan adegan-adegan berdarah. Hanya saja permintaan ini tidak terpenuhi dan bakal mengundang banyak cekalan nantinya. Trus berimbas deh dengan band-band luar yang akan tur ke Indonesia. Waahh...berabe! Tapi sekali lagi, salut buat MIGHTY SYNDICATE atas pagelarannya. Semoga untuk jangka kedepan bisa mengundang band-band black metal luar seperti DIMMU BORGIR, CRADLE OF FILTH, dan pasukan-pasukan kegelapan lainnya. Viva la metal!!!

(You also can watch their live videos in Indonesia here)

 SONGLIST

BEHEMOTH songlist:
·  Rome 64 C.E. (intro)

·  Slaying the Prophets ov Isa

·  Antichristian Phenomenon

·  Demigod

·  From the Pagan Vastlands

·  Conquer All

·  Prometherion

--- Inferno's Drum Solo ---

·  Slaves Shall Serve

·  As Above So Below

·  At the Left Hand ov God

·  Summoning of the Ancient Gods

·  Christgrinding Avenue

·  Christians to the Lions

·  Sculpting the Throne ov Seth

·  Decade ov Therion

·  Chant for Ezkaton 2000 e.v

·  I Got Erection (Turbonegro cover)

Report: Jurnallica | Photo: Jurnallica.doc & Doni