BAND

 LABEL

(upcoming)

 PERSONAL

(upcoming)

 

BANDANTISEPTIC

Punk hari ini sudah tak lagi terdeteksi nominalnya. Populasi mereka bahkan telah merambah ke pelosok kota-kota kecil. Lantas, –bagi yang ingin menggali sejarah– bagaimana dengan scene punk 20 tahun lalu? Yang diduga awal masuknya kultur tandingan (atau ada yang menganggap sub-kultur) tersebut ke Indonesia.

Bila ada pertanyaan, siapakah ben punk pertama di Indonesia? Maka, ANTISEPTIC jawabannya. Dengan menggebu-gebu, Berry mengklaim Antiseptic sebagai ben punk pertama di Indonesia tanpa perlu lagi asumsi dari para pengamat musik di Indonesia sekalipun.

BANDThe BANERY

Nama The BANERY sebenarnya akronim dari nama para personilnya (entah bagaimana pengurutan-nya), yaitu; Rafly (vokal, bas), Yudhi (gitar, vokal), Egi (lead gitar), Oddo (keyboard), dan Adam (dram). Dengan begitu, nama tersebut sekaligus bukti bahwa grup ini merupakan eksplorasi satu-kesatuan. Untuk membuktikan karya-karyanya, mereka coba menjajal peruntungannya pada salah satu ajang festival musik tahun 2008 dan akhirnya lolos hingga masuk 3 besar.

Sebagai upeti dari festival tersebut, The BANERY dibuatkan sebuah album penuh “Janji Pasti” (10 lagu) yang baru rilis 2009 ini dengan produser metal penggarap pop, Krisna J. Sadrach (UNGU, ST12). Disinyalir dari dinding facebook-nya, belum lama ini kuintet yang selalu memakai dasi kupu-kupu sebagai ciri khas ben meluncurkan single video-klip “Cemburuisme”.