Mengambil
garis kesimpulan bagi musisi-musisi eklektik adalah kecerobohan. Tak
terkecuali, siapapun subyeknya, sebuah majalah
musik dunia yang memiliki kredibilitas tinggi pun seketika bisa menjadi hina
dina. Pada dasarnya, berbicara lingkup musik bukanlah dilihat dari sisi besar atau
kecilnya suatu media
—walau celakanya,
masyarakat hari ini lebih tunduk pada kemasan citra—, tetapi lebih pada kapasitas si penulis itu
sendiri. Karena, siapapun mereka yang coba bermain bukan pada wilayahnya
adalah golongan orang-orang
“sok
tahu”!
Sudahkah
Anda mempersiapkan diri untuk menyaksikan rentetan konser ben/artis
mancanegara selepas Ramadhan tahun ini? Dimulai 17 September 2011,
promoter Lian MIPRO dengan tagline
“PSD Supergig!
(Youth Fest 2011)”
menyajikan konser dobel dari ALESANA + SET YOUR GOALS di Tennis
Indoor Senayan, Jakarta. Sehari sesudahnya (18/09), di tempat yang
sama, promoter melanjutkan dengan show ben deathcore Amerika
yang sedang
“in”,
SUICIDE SILENCE. Seluruh acara didukung penuh oleh PETER SAYS DENIM
dan AXIS.
Untuk
keduakalinya, Lenka tampil di Jakarta, Indonesia dalam rangka promo
tur album kedua yang bertitel “Two” (Dua). Konsernya akan
berlangsung di Skeenoo Hall, Gandaria City pada 5 Oktober 2011 yang
diprakarsai oleh dua promoter, MP Enter dan UNTITLED Entertainment —promoter
yang juga menyelenggarakan konser Kylie Minogue dan B.o.B di
Indonesia bulan lalu.
BANGKUTAMAN, ben folk-rock urbanisasi asal Indonesia akan
tampil di salah satu festival bergengsi di Singapura,
Baybeats Festival pada
19-21 Agustus 2011.
“Kami merasa bangga bisa bermain di ajang bergengsi ini,” ungkap
gitaris J. Irwin. Bersama kedua temannya di Bangkutaman –W. Nugroho
(bas & vokal) dan Dedyk. E. Nugroho (dram)–, ia mengaku terkejut
ketika dihubungi pihak Esplanade untuk berpartisipasi dalam Baybeats
tahun ini. “Kita sama sekali ngga mengira bisa dipilih menjadi salah
satu wakil Indonesia untuk bermain di sana,” tambahnya.
Yockie
Suryoprayogo sungut. Melalui jejaring sosial, seringkali musisi brilian
tersebut berkomentar atau ‘menyentil’ soal sikon negara yang bobrok ini
–terkadang dengan bahasa yang vulgar. Namun, kali ini beliau geram bukan
karena tirani, melainkan kabar santer soal album “Badai Pasti Berlalu”
(BPB) –versi otentik, bukan reintepretasi oleh komposer-komposer konyol– yang dirilis CD. “Original musik Badai Pasti Berlalu beredar resmi
dalam format CD?... Arrgh, saya sudah jengah berurusan dengan
orang-orang yang tidak punya etika. Negeri ini sudah dipenuhi oleh
manusia-manusia tamak dengan moral yang rusak...” begitu tulis Yockie di
dinding laman Facebook personalnya.
Selebrasi Arthur's Day di Indonesia kembali dipersiapkan
untuk keduakalinya. Seperti perhelatan sebelumnya,
acara kali ini masih menonjolkan serangkaian event musik
–sebagaimana
perayaan-perayaan Arthur's Day di seluruh dunia. Jika tahun lalu,
perayaan Arthur's Day di
Jakarta menghadirkan artis mancanegara seperti LIFEHOUSE (Amerika) dan RIVERMAYA
(Filipina), maka tahun ini Guinness telah mempersiapkan nama The
SCRIPT (Irlandia) dan MR. BIG (Amerika) sebagai headliner-nya.
Untuk nama ben yang terakhir disebut
“masih dalam
tahap konfirmasi,”
seperti yang disampaikan Herman Sulina (Head of Marketing Guinness
Indonesia) pada konfrensi pers di salah satu cafe bilangan Jakarta
(27/07).
Genderang
perhelatan rock terbesar di Jawa Tengah, ROCK IN SOLO (RIS) kembali
dikumandangkan. Setelah berhasil memboyong nama-nama besar ben metal
dunia di tahun-tahun sebelumnya [Caliban (2008), Psycroptic (2009),
Dying Fetus (2010)], pihak penyelenggara the ThiNK yang berkongsi
dengan Tecma Advertising melanjutkan periode ke-5nya dengan
tagline
“Heritage Metal Fest 2011”
di Alun-Alun Utara, Solo, pada 17 September 2011.
Marky Ramones Blitzkrieg[Live @ ROCKVOLUTION] Minggu,
24 Juli 2011 @ Lapangan D
Senayan, Jakarta, Indonesia
"Hey Ho! Let's Go!"
Sejak runtuhnya Berlin, Francis Fukuyama menyatakan bahwa sejarah
kehidupan manusia telah tutup. Maka, mengklaim “pertama” di peradaban milenia ini hanyalah omong kosong. Terkadang padanan
kata pertama/pelopor/pencetus/ atau sejenisnya hanya digunakan
sebagai daya tarik. ROCKVOLUTION mengklaim dirinya sebagai festival
indie terbesar (pertama) di Indonesia. Rasanya, bukankah event serupa
juga sudah ada sebelumnya? Lagipula, apa relevansinya antara musik rock
dengan indiependent? Dan, sejak kapan pula
artis-artis label Sony disebut “indie”...? Kamu pikir, dengan
mengaku so-called“indie” itu
kamu merasa keren? My ass!!!
GOOD CHARLOTTE [Live @ Java Rockin'land 2011] Minggu,
24 Juli 2011 @ Pantai Karnaval Ancol, Jakarta, Indonesia
"Cenat-Cenut"
“Ada satu ben Amerika yang sangat mencintai Indonesia... And, we're
the most!” begitu ungkap Joel Madden, vokalis GOOD CHARLOTTE (GC)
saat tampil –sebagai salah satu headliner, selain HELLOWEEN– di
Festival Java Rockin'land 2011 hari ke-3. Ben punk kontemporer asal
Waldorf, Maryland, Amerika tersebut terbilang sering tampil di Indonesia
dan show kali ini adalah yang ketigakalinya
–seharusnya ke-4, setelah show mereka di Bali batal pada April
lalu.
The CRANBERRIES [Live @ Java Rockin'land 2011] Sabtu,
23 Juli 2011 @ Pantai Karnaval Ancol, Jakarta, Indonesia
"Masih Menarik"
Begitu
banyak ben lawas yang tak lagi produktif –uzurnya usia yang memakan
kreatifitas, retaknya ben karena problema intern, korban ketenaran,
dan beragam alasan lainnya– rela melakukan reuni demi setumpuk uang.
Kalau pun perkara itu terjadi pada alternative-rock terbesar
asal Irlandia, The CRANBERRIES asumsi tersebut dapat terkikis dengan
kembali produktifnya sebuah ben, tidak hanya sekedar menebar
repertoar nostaljia belaka.
30 SECONDS TO MARS [Live @ Java Rockin'land 2011] Jumat,
22 Juli 2011 @ Pantai Karnaval Ancol, Jakarta, Indonesia
"Bukan Basa-Basi"
Festival
rock terbesar di Asia Tenggara, JAVA ROCKIN'LAND kembali menggelegar
untuk ketigakalinya. Meski momennya menjelang Ramadhan, proyek event
tahunan Java Festival Prodoctions ini tetap berlangsung selama 3
hari (22, 23, 24 Juli 2011) membuat pantai karnaval Ancol hingar
bingar bergetar. Dibandingkan dua periode sebelumnya, perhelatan kali
masih menampilkan sederetan line-ups ben yang tak kalah
bergengsi.