MENU

BLINK-182: Siap Rekaman Album Baru

Singgung FPI, Jerinx Tercecar

PEACE: Atlas Musik di Dunia Maya

Konser Kelly Clarkson Dicekal!

Sasha Grey: Bukan Sekedar Bintang Porno
The FLOWERS & SERINGAI: “Generasi Menolak Tua, Still Alive and Well”

The Legendary of Grunge

Tiket Konser PITBULL Ludes dalam Sehari

ELEMENTAL GAZE: Manggung (lagi) di Negeri Singa

SAJAMA CUT: Single Baru dan Album Baru


PAGE: | | | |

 NEWS

Blink-182

"Siap Rekaman Album Baru"

 

BLINK-182 akhirnya kembali ke studio rekaman untuk persiapan album penuh per-tamanya setelah bubar di tahun 2003. Trio yang terdiri dari Tom DeLonge (vokal/gitar), Mark Hoppus (vokal/bas), dan Travis Barker (dram) ini rencana mulai merekam materi-materi barunya pada Juni mendatang.

Dalam sebuah interview Blink baru-baru ini yang dilansir dari AP DeLonge juga mengungkapkan rasa kehilangan ben pop-punk terbesar di dunia itu pada awal 2005. "Kegagalan terbesar saya adalah pecahnya Blink. Itu adalah kegagalan persahabatan, bisnis dan komunikasi. Dalam hati kami, kami pikir itu selamanya dan hilang. Apa yang lucu adalah, pada saat itu, saya melihatnya sebagai kemenangan. Kenyataannya bahwa saya bisa membuat keputusan yang merugikan diri sendiri dan identitas and start fresh was pretty victorious."

Berkaitan insiden naas yang menimpa pesawat Travis Barker tahun 2008, juga penyebab ben ini mengadakan reuni di awal 2009. "Kalau kecelakaan itu tidak terjadi, kita tidak akan membentuk ben," ujar DeLonge. "Polos dan sederhana. Itulah nasib."

Posted: Jurnallica (3/05) | Photo: IST

 NEWS

"Singgung FPI, Jerinx Tercecar"

Belakangan ini, kami sering mendapati ungkapan/pernyataan satir Jerinx terhadap FPI melalui Twitter pribadinya. Namun, dramer Superman Is Dead tersebut juga tak menyangka cecaran dari pembacanya cukup masif, termasuk dari fans SID sendiri.

"Saya tidak habis pikir betapa banyaknya simpatisan FPI yang tidak suka dengan tweet lalu mencoba memancing saya untuk perang terbuka dengan FPI. Saya tahu kapasitas saya tidak akan bisa melawan, namun api resistensi saya tak akan padam dan saya akan lakukan 'cara saya' untuk melawan. Hasilnya tidak akan instan namun waktu akan membuktikan."

Mispersepsi yang muncul pun meng-anggap pernyataan Jerinx adalah pendiskreditan suatu agama. Lantas, Jerinx pun membantah, "Saya tidak menghujat agama Islam, saya menghujat FPI. Tau bedanya tidak cong?".

Atau mungkin, kala itu sang rocker bertato yang bernama asli Gede Ari Astina sedang keadaan bad mood. Sehingga, pada malam itu (30/04), setiap balasan tweetnya terkesan sinis. Seorang fan SID sampai mengaku illfeel gara-gara membaca tweets Jerinx. Namun, dengan acuhnya vokalis/gitar Devildice tersebut membalas: "Kita tidak peduli, hilang satu tumbuh seribu."

Seperti yang kita tahu, berbicara konteks keyakinan sifatnya memang sangat sensisitif. Sampai berita ini naik, perdebatan pun masih berlanjut. Toh, apa yang diterima Jerinx adalah reaksi dari tulisannya sendiri. Namun, Jerinx tetap berpledoi: "Saya hanya mengungkapkan kebencian saya terhadap arogansi berkedok agama, itu salah?"

Posted: Jurnallica (3/05) | Photo: IST

 STRAIGHT

PEACE

"Atlas Musik di Dunia Maya"

 

PEACE adalah proyek terbaru dari platform musik Buffetlibre (Barcelona) yang berkolaborasi dengan Amnesty International. Peluncuran PEACE sebagai "the first music atlas in the net", yang meliputi 180 artis dari 50 negara.

Baik nama-nama musisi lawas atau anyar di belantika dunia musik yang bergabung, a.l.: Ryuichi Sakamoto, Marc Almond, Patrick Wolf, 4hero, Dubstar, Tahiti 80, Dan Deacon, Micah P Hinson, Steve Wynn, The Antlers, Mogwai, Mexican Institute Of Sound, A Place To Bury Strangers, The Toxic Avenger, Someone Still Loves You Boris Yeltsin, Stereo Total, Vive La Fète and Bart Davenport, dan masih banyak lagi. Termasuk beberapa musisi Indonesia yang ambil bagian, yakni: Mocca, Efek Rumah Kaca, dan White Shoes & The Couples Company.

Seluruh artis yang bergabung memberikan lagu baru/unreleased-nya eksklusif untuk kompilasi PEACE. Dengan format mp3 kualitas tertinggi (320 kbps), kompilasi tersebut bisa diunduh di www.buffetlibredjs.net/peace.html setelah memberikan donasi untuk Amnesty International Catalunya.

Uang yang terkumpul nantinya akan digunakan sebagai investigasi AI dan aksi kampanye yang bertujuan mencegah kasus-kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia di seluruh dunia. Ini bukankah bukti bahwa musik dapat berkontribusi untuk dunia yang lebih baik?

Dance around the world. Enjoy PEACE.

Posted: Jurnallica (24/04)

 NEWS

"Konser Kelly Clarkson Dicekal!"

 

Konser Kelly Clarkson di Jakarta yang akan diselenggarakan 29 April 2010 mendapat cekalan dari beberapa lembaga advokasi, yakni: Komnas Perlindungan Anak pimpinan Kak Seto, South East Asian Tobacco Control Alliance, serta The Campaign for Tobacco-Free Kids yang berbasis di Amerika Serikat.

Pasalnya, konser jawara American Idols 2002 itu memakai sponsor produk rokok. Meski pihak sponsor telah mencantumkan "Peringatan Pemerintah" di setiap sarana publikasinya, beberapa lembaga tersebut tetap melayangkan surat peringatan kepada Kelly agar memutuskan hubungan dengan pihak sponsor karena alasan kesehatan.

"Sekarang tidak terlambat untuk meralat situasi. Kami mendesak Anda (Kelly Clarkson-red) untuk menghentikan sponsor rokok pada konser Anda di Indonesia dan menarik semua materi promosi konser yang memakai nama LA Lights. Ini penting karena Anda dan musik Anda tidak menyatu dengan rokok dan kondisi kesehatan yang buruk," begitu teguran isi surat SEATCA.

(Selengkapnya baca di sini)

 ABOUT

Sasha Grey

"Bukan Sekedar Bintang Porno"

 

Sasha Grey selama ini lebih harum dikenal sebagai bintang porno. Dia menggaet multipel pernghargaan AVN (Adult Video Network), terpilih "Pet of the Month"-nya Penthouse, bintang di film "The Girlfriend Experience", dan masih banyak lagi. Belum lama ini, Sasha membangun usahanya sendiri di bidang film yang ia produseri.

Tapi di luar aktifitasnya, tak banyak yang tau kalau Sasha dekat dengan dunia musik juga seorang musisi menawan yang sudah bermain sejak usia remaja (dan mungkin saat itu ia masih virgin -red). Berapa banyak bintang porno pernah kalian dengar yang bukan sekedar musisi, melainkan musisi yang menggambarkan inspirasi dari seniman seperti Cosey Fanni Tutti (Throbbing Gristle) dan David Tibet (Current 93)? Nihil! Cuma ada satu-satunya, Sasha Grey.

Bersama 2 rekannya, Pablo & Anthony, Sasha merancang grup noise/ambient/experi-mental bernama aTelecine. Grey sendiri melabeli sound-nya: "an experimental death dub orgasm kind of project". Pengeksplorasian dari noise & ambient yang bertekstur hyper-dreamworlds.

Setelah merilis EP "aVigillant Carpark" tahun lalu, dalam waktu dekat aTelecine akan meluncurkan album "A Cassette Tape Culture" di bawah bendera PENDU Sound Recording pada 27 April 2010. PENDU Inc sendiri adalah sebuah organisasi seni & budaya nirlaba yang berbasis di New York City.

Anda yang selama ini penggemar video hardcore Sasha, simak pula ben proyekannya. Atau, menonton film porno Sasha sambil mendengarkan aTelecine? Seems that a good idea!

Formasi aTelecine:
 - Sasha Grey: voice, synth, tape loops, guitar
 - Pablo St. Francis: voice, bass, drums, dulcimer, tape loops
 - Anthony Djuan: voice, rhythm, words, synth, tape loops 

Posted: Jurnallica (17/04) | Photo: IST

 LAUNCHING

The FLOWERS & SERINGAI “Generasi Menolak Tua, Still Alive and Well”
Minggu
, 11 April 2010 @ Score! - Cilandak Town Square, Jakarta

 

"Berbagi Panggung, Berbagi Alkohol"

“Salut buat The Flowers dan Seringai yang tetap pada jalur rock tanpa tunduk pada pasar.” Pujian itu terlontar dari seorang vokalis, Che Cupumanik. Bersama proyek ben terbarunya yang mengusung grunge, KONSPIRASI membuka event "Generasi Menolak Tua, Still Alive and Well". Yakni sebuah acara hajatan dari The FLOWERS dan SERINGAI dalam rangka launching rilisan terbarunya; The Flowers untuk album kedua dan Seringai untuk DVD dokumenter-nya. Peng-gabungan kedua titel rilisan itulah yang menjadi nama event-nya.

Selain momentum launching, acara ini sekaligus anniversary untuk The Flowers yang sudah berusia 15 tahun dan Seringai berumur 8 tahun. Meski usia eksistensi berbeda separuh, atas nama 'rock' mereka dipersatukan dan juga air peragian yang lebih dikenal sebutan alkohol. Keduanya juga menjuluki fans masing-masing dengan ikon hewan predator, yaitu “Serigala” untuk fans Seringai dan “Rajawali & Rajawati” untuk fans The Flowers. Namun kedua kubu pemangsa tak saling memangsa, justru bercengkerama dengan penuh rasa kasih & cinta.

(Selengkapnya baca di sini)

 REVIEW

The LEGENDARY OF GRUNGE: NIRVANA
Minggu, 4 April 2010 @ BB's 12 Bar, Menteng, Jakarta

"Because We Miss You, Kurt!"

Kurt Cobain merupakan seorang legenda. Sosoknya yang sangat karismatik, bersama kedua sahabatnya, Krist Novoselic dan Dave Grohl dalam ben yang juga pantas disebut legenda, NIRVANA, telah membuat pencerahan dan perubahan terhebat dalam dunia musik tahun ’90-an. Nirvana telah berhasil menaikkan genre musik grunge dan menjadi salah satu band yang paling sukses serta fenomenal dijamannya.

Kurt 'Donald' Cobain yang lahir pada 20 Februari 1967, memang jenius. Karya musiknya yang mencengangkan dunia, penampilannya di panggung yang selalu dinanti, dan keinginan pribadi untuk dianggap sebagai 'orang biasa' menjadikan Kurt seorang musisi hebat namun tetap membumi. Pernikahannya dengan Courtney Love, sang vokalis band Hole yang telah membuahkan seorang Frances yang cantik juga menjadi bagian cerita heboh di scene grunge.

Sampai kematian vokalis dan gitaris yang murah senyum ini pada 5 April 1994 pun banyak menimbulkan kontroversi. Ada yang mengatakan Kurt dibunuh oleh seorang teman wanitanya. Tapi fakta di kepolisian Amerika menyebut, bahwa Kurt memang menembak sendiri kepalanya, terlebih dengan ditemukannya surat 'bunuh diri' di dekat mayat Kurt menjadikan fakta itu semakin jelas walaupun para fans sejati banyak yang tidak mempercayai.

Sayangnya, kematian Kurt juga membuat Nirvana menjadi 'almarhum'. Padahal band ini berhasil menelurkan 4 album plus beberapa single dengan royalti berjumlah masih sangat besar sampai sekarang. Setelah tiada lagi band bernama NIRVANA, Krist banting setir dengan bekerja sebagai banker, Dave Grohl membentuk band Foo Fighters yang juga sangat dikenal saat ini.

Apapun alasan dan bagaimanapun cara kepergian Kurt dan bubarnya Nirvana, bagi para grungy, hingga saat ini setelah 16 tahun kematiannya, Kurt tetap 'hidup'. Kurt dengan Nirvana-nya tetap bisa menjadi penerang, penyemangat, dan tokoh yang amat sangat dikagumi dan dihormati oleh band dan komunitas grunge di seluruh dunia.

(Selengkapnya baca di sini)

 NEWS

"Tiket Konser PITBULL Ludes dalam Sehari"

 

PITBULL memang dahsyat!!! Tiket konsernya –mulai presale 1, 2, 3, sampai harga normal– LUDES dalam kurun sehari saja, sejak dibuka 1 April kemarin. Entah apa yang begitu memikat dari rapper Amerika tersebut. Promoter Adrie Subono sendiri hingga kemarin masih keheranan: “Gw sampe sekarang masih tetep ga bisa ngerti, kok tiket konser PITBULL bisa SOLD OUT dalam hitungan jam ya…”.

Uniknya, padahal konser PITBULL masih lama diselenggarakan, yaitu 12 Mei 2010 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Sedangkan, untuk tiket konser Kelly Clarkson pada 29 April mendatang bos Adrie masih jualan. Dan JAVA Musikindo baru menandatangani kontrak dengan PITBULL pada 17 Maret 2010 kemarin.

Bagi yang tak kebagian tiket, terpaksa kalian harus gigit jari karena nantinya tak ada penjualan tiket di hari H. Kecuali bila promoter berubah pikiran untuk memindahkan tempat yang lebih luas. Namun itu bukan perkara gampang. Sebagai alternatifnya (bila Anda mau), bos Adrie melalui twitternya mengadakan KUDA (KUis DAdakan) nonton gratis PITBULL sebanyak 10 kali sampai 12 Mei 2010. Waktunya tentatif. Jadi, pantengin trus deh!

Sejak merilis album ke-4, "Rebelution" pada September 2009, nama PITBULL semakin melambung di kancah musik Rapper/R&B seluruh daratan Amerika. Video klip-nya di youtube ditonton lebih dari seratus juta kali. Namanya cepat melejit karena lagu-lagunya sering diputar di klub-klub disko Amerika, on air di radio, serta tv kanal musik macam MTV.  Dengan daya tarik musik dan lagunya, rapper plontos bernama asli Armando Christian Pérez ini dapat disejajarkan dengan penyanyi rap top Amerika. PITBULL juga sudah banyak berkolaborasi dengan penyanyi R&B/Rap ternama, seperti AKON, Avery Storm, Nayer, Bass III Euro, Slim, Bob, dll.

Namun, entah kenapa di setiap klip PITBULL selalu menampilkan cewe-cewe seksi & hot. Bahkan sampai muncul rumor, kalau penonton konser PITBULL di Jakarta nanti harus di atas 18 tahun. Tapi, siapa yang bilang? Adrie sendiri membantah, "Yang dilarang bukan di bawah 18 tahun tapi untuk di atas 70 tahun. Takut kejang-kejang kalo liat dancernya...", candanya melalui twitter.

So, anda sudah siap bergoyang? 

Posted: Jurnallica (3/04)

 NEWS

ELEMENTAL GAZE

"Manggung (lagi) di Negeri Singa"

Semakin merambah saja ben-ben indie tanah air yang menjelajahi panggung di negeri-negri seberang. ELEMENTAL GAZE (EG) akan tampil kembali di Singapura sebanyak dua set dalam event "On The Waterfront" di Esplanade Outdoor Theatre pada 3 & 4 April 2010. Keterlibatan acara tersebut tentu menambah prestasi panggung bagi ben shoegaze Bandung ini setelah menjadi pembuka grup post-rock/experimental asal Jepang, MONO di Malaysia pada 2007 serta tampil di event musik tahunan terbesar Singapura, yaitu Baybeats Festival pada 2008.

Dan performance EG nanti, akan tampil dengan kembalinya sang founder ben, Fuad Abdulgani (yang keluar tahun 2008) untuk menemani Bilfian Sugiana dan Luthfi Kurniadi. "Saya pada akhirnya memutuskan untuk kembali bermain, karena saya merasa masih ingin bermain sebagai Elemental Gaze. Ketika saya memutuskan untuk keluar dari ben ini, selama itu saya tetap membuat lagu-lagu mereka dan membayangkan jika saya ada di sana. Hal ini membuktikan bahwa saya tidak pernah bisa lepas dari musik. Dan pada akhirnya saya mendapat jawaban untuk kembali bermain bersama band ini," ujar Fuad.

Luthfi pun menambahkan, "Dengan kembalinya Fuad ke Elemental Gaze, membuat kami semua semakin semangat untuk mengaransemen kembali lagu-lagu baru dan kembali ke panggung. Saya berbicara dengan semuanya. Pada akhirnya, kami sadar bahwa kami tidak dapat menemukan playground yang lebih baik daripada ini. Dan tempat ini kami namakan Elemental Gaze."

Pada event hajatan KittyWu Records –record/label distribusi Elemental Gaze di Singapura– yang bekerja sama dengan Esplanade, EG akan bermain bersama ben-ben dari regional Asia Tenggara lainnya, seperti: Galactica, Stellarium, Vapour Trails DJ Collective (Singapore), Swirling Light (Thailand), dan Jellybelly yang juga berasal dari Indonesia.

Elemental Gaze - Singapore Tour 2010
"On The Waterfront: To Here Knows When, A Shoegaze Weekend"

3 April 2010 @ Esplanade Outdoor Theatre, Singapore | 7 PM onwards
3 April 2010 @ Blujaz Bar, Singapore | 11 PM onwards (DJ Set)
4 April 2010 @ Esplanade Outdoor Theatre, Singapore | 8 PM onwards
 

Posted: Jurnallica (1/04) | Photo: IST

 PRODUCT

SAJAMA CUT

"Single Baru dan Album Baru"

 

Melewati 5 tahun dari album "The Osaka Journals" (yang mendapat predikat "1 dari 5 album terbaik dekade 2000" versi The Jakarta Post), SAJAMA CUT kembali mempersiapkan album ke-3-nya bertitel "Manimal" yang akan rilis (akhir) April 2010 melalui The Bronze Medal Records/DeMajors. Sebagai single pertama dari album baru, SC menghadirkan "Paintings/Pantings" pada Maret ini.

Lagu yang berkarakter Baroque Pop mengedepan-kan harmonisasi vokal ala Beach Boys era "Surf's Up", serta aransemen ala Van Dyke Parks di album "Song Cycle" dan Lee Hazlewood di album "Requiem For An Almost Lady" yang banyak menggunakan seksi brass seperti terompet Perancis, string quartet, perkusi-perkusi unik, dan instrumen-instrumen lain yang masih jarang digunakan musisi-musisi lokal.

Lirik non-konvensional dan abstrak yang terkemas dalam bahasa Inggris sempurna masih menjadi ciri ben yang beranggotakan Marcel Thee, Dion Panlima Reza, Randy Apriza Akbar, Hans Citra, Andreas Humala, & Banu Satrio ini. Pada departemen musik, ben indie-rock Jakarta ini banyak bereksperimen dengan beragam pengaruh musik dan seni yang baru. Mengedepankan kedinamisan musikal tanpa limitasi, mulai dari genre indie rock, folk pop, elektronika, ambient, sunshine pop, hingga chamber pop.

Single CD "Paintings/Pantings" dirilis sangat terbatas dengan bonus eksklusif 3 lagu instrumental yang hanya ada di CD single ini. Untuk pre-order bisa hubungi di nomor berikut: 0812-1020-745. Sedang bagi yang ingin mendonlod lagu "Paintings/Pantings" bisa klik di sini.

Posted: Jurnallica (12/03)

Page: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | More...