Belum
lama mengkonfirmasi show boyband Korea 2PM (11/11) di Jakarta,
promoter Marygops Studio kembali mengumumkan konser bintang
musik hip-hop/R&B asal Amerika Serikat, Akon. Jawara Favorite
Male R&B/Soul Artist di American Music Awards 2007 tersebut siap
menghibur para penggemarnya di Indonesia pada 13 November 2011 di
Lapangan D Senayan, Jakarta.
Arrington De
Dionyso, mantan personil Old Time Relijun kini bersolo karir. Sejak 2006
sudah merilis 4 album di bawah “the legendary” K Records, yang 2
di antaranya memakai total Bahasa Indonesia, yakni “Malaikat dan Singa”
(2009) dan “Suara Naga” (2011). Sejak
2009 Arrington tampil dengan nama panggung/ben Malaikat dan Singa.
Musisi no-wave/grime/post-punk/experimental hip-hop asal Olympia
ini akan tampil di negara yang menjadi salah satu sumber inspirasinya
dalam bermusik.
Meski
pernah tampil di Jakarta
—hanya
memainkan 4 lagu—animo
kehadiran 2PM terbukti tetap tinggi. Pada 24 September 2011,
promoter Marygops Studios mencatat angka penjualan tiket konser yang
fantastis untuk boyband fenomenal Korea tersebut. Secara
online, hanya dalam waktu 15 menit mampu terjual 1000 tiket.
Sedangkan 2000 tiket lagi terjual melalui pembelian langsung yang
bertempat di Thamrin Nine UOB Plaza dalam waktu 7 jam.
Belakangan
isu tentang menyelamatkan musik Indonesia ramai dibicarakan dari
berbagai kalangan yang aktif dalam kegiatan bermusik. Beberapa
inisiatif untuk mengembangkan atau mengenalkan musik Indonesia
terdahulu kepada generasi sekarang muncul sebagai wacana yang
terdengar sangat menarik.
Menyaksikan
pertunjukan musik memang hampir tak jauh beda seperti melihat
kemasan. Banyak faktor mengapa pertunjukan artis/ben tidak berlaku
sama di setiap tempat/negara. Mulai dari perkara keterbatasan
properti hingga yang hal menyangkut normatif. Itulah mengapa banyak
orang saat menonton pertunjukan suatu artis terkadang tidak sesuai
ekpektasi dengan apa yang dilihat sebelumnya.
Setelah
tampil di gelaran Music Matters Live, Singapura pada 26-28 Mei lalu
yang diselenggarakan Branded Ltd, kini ben pop-punk Bandung,
DISCONNECTED
—tepatnya hanya diwakili
2 personil—
turut serta dalam proyek rekaman lagu cover
‘Fix
You’
milik Coldplay untuk rangkaian event Music Matters for Japan.
Yakni fitur musisi Asia dalam upaya penggalangan dana bantuan
kemanusiaan untuk Bencana Tsunami di Jepang.
Batal
menjadi ben pembuka BON JOVI, ben blues-rock Indonesia GUGUN
BLUES SHELTER tetap mencatat sejarah tersendiri bagi kisah skena
musik tanah air dengan tampilnya di Festival HardRock Calling 2011
di Hyde Park, London. Alih-alih menyebut mereka telah mengharumkan
nama bangsa.
Padahal tak ada misi kenegaraan yang dibawa sama sekali. “Mau nyanyi
‘Indonesia Raya’, orang ga akan gubris kalau bir sudah di tangan,”
cetus sang dramer Bowie.
Alice Cooper,
bintang rock era '70-an dipastikan akan
tampil di EX Park - Plaza, Jakarta pada 7 Oktober 2011 yang diprakarsai Chugg Ent Asia. Ini merupakan konser pertamakali dari “shock
rocker” tersebut di Indonesia sejak kancahnya di dunia musik pada
1964. Konser yang bertajuk “No More Mr Nice Guy Tour” ini juga merupakan
bagian
promo album barunya, “Welcome 2 My Nightmare”
—sekuel
dari album klasik “Welcome to My Nightmare” (1975)—
yang akan rilis 12 September 2011 melalui Universal Music Group.
Memasuki
tahun keempat, Festival Java Soulnation menjelma menjadi sebuah
pesta musik urban; mulai dari hip hop, R&B, soul, pop, electro,
hingga dance-pop. Juga, untuk pertama kalinya Soulnation
tahun ini akan digelar selama 3 hari (23, 24, 25 September 2011)
—sebagaimana proyek event-event Java Festival Production
lainnya (Java Jazz & Java Rockin'land)— di Istora Senayan Jakarta.
PITBULL
kembali “menggoyang” Jakarta untuk kedua kalinya. Kali ini rapper
yang bernama lengkap Armando
Christian Pérez tersebut diboyong oleh promotor TRILOGY
Live pada 6 Desember 2011 di Tennis
Indoor Senayan, Jakarta dalam rangka tur
promo album terbarunya, “Planet Pit” yang baru dirilis Juni 2011.