Setelah sukses
dengan split-album “We Sit Under the Big Bright Yellow Sun in the
Sparkle Afternoon” (Loudforgoodness Records, 2010) bersama ben
shoegaze/pop Bandung, Sparkle Afternoon,
Under The Big Bright Yellow Sun
(UTBBYS) dalam waktu dekat akan meluncurkan album penuh perdana.
Rasa
adalah segalanya. Rasa adalah tujuan dan rasa adalah final
destination. Manusia memiliki rasa dan hidup adalah tentang rasa.
Takut, cemas, sedih, ragu, galau, kecewa, bimbang, senang, bahagia,
tenang, tentram adalah rasa yang manusia miliki di setiap hal yang
terjadi dalam kehidupan. Rasa adalah emosi jiwa dan rasa adalah ruh
manusia.
Sebagai ben yang telah berkecimpung di skena musik
post-rock/instrumental sejak 2007 silam ini, UTBBYS mencoba
mendeskripsikan serta melukiskan setiap rasa dalam hidup yang dirasakan
setiap jiwa manusia. Lalu mengaktualisasikannya melalui rangkaian nada
yang harmonis dan diterjemahkan melalui suatu karya seni, yaitu seni
lukis.
Nada
merupakan refleksi setiap rasa dan emosi jiwa setiap manusia yang
ditangkap oleh telinga dan seni lukis ialah terjemahan rasa serta emosi
jiwa yang ditangkap oleh mata. Perpaduan keduanya merupakan pernikahan
karya seni yang indah dan harmonis. Setiap rasa dan emosi jiwa ditangkap
dan diuraikan dalam suatu karya seni yaitu seni lukis dengan pandangan
dan definisi yang berbeda oleh setiap pelakunya.
Berdasarkan konsep inilah maka di album penuh pertama UTBBYS mencoba
berkolaborasi dengan beberapa pelukis/ilustrator dengan latar belakang,
pengalaman serta gaya yang berbeda. Mencoba menerjemahkan dan
menguraikan setiap rasa & emosi yang UTTBYS tangkap dan lukiskan melalui
untaian nada yang harmonis dan selaras. Sehingga setiap rasa dan emosi
itu dapat diterjemahkan, terdengar, terlihat, terasa, dan teraba.
Diselenggarakan oleh Tuesday Ceremony (sebuah komunitas yang bergerak
dalam wacana seni, budaya, & literatur), UTBBYS akan mengadakan
launching album di Taman Koje (Kolong Jembatan Pasupati), Jl. Balubur
Bandung pada 12 November 2011, mulai jam 7 malam s/d selesai. Selain
pertunjukan musik, acara ini turut menghadirkan para artis/ilustrator,
yakni: Irwan Bagja Dermawan (Iwenk), Mufti Priyanka (Amenk), Gigin
Ginanjar, Koko Trie, Oet, Resatio, Jordan (Under the Velvet Sky,
Singapore).