MENU

 REVIEW

ROCKVOLUTION "Warming Up the Engine"
Kamis, 21 Juli 2011 @ Hard Rock Café, Jakarta, Indonesia

 

"Ancang-ancang"

Menyongsong perhelatan ROCKVOLUTION (salah satu festival rock baru di Indonesia), pihak penyelenggara menghadirkan dua headliner dari festival tersebut, The DATSUNS dan TONIGHT ALIVE, untuk tampil secara eksklusif di Hard Rock café, kamis malam (21/07). Bila pre-event ini dianggap sebagai “pemanasan”, maka yang jadi pertanyaannya adalah, kenapa tiket acara (Rp 150.000,-) lebih mahal dari acara sesungguhnya? Untuk itu, kami menarik kembali kata “pemanasan” sebagai padanannya.

Mungkin perhitungan itulah yang membuat acara ini sepi pengunjung. “Bahkan lebih banyak wartawannya daripada penonton,” singgung salah seorang jurnalis yang sedang meliput. Namun, malam itu juga dihadiri beberapa artis mancanegara yang akan tampil di Rockvolution, seperti RUFIO (Amerika), DESTINE (Belanda), untuk sekedar menonton.

Selain 2 headliner yang disebut, satu ben grunge/rock lokal BESOK BUBAR juga tampil membuka acara. Seperti Anda memanaskan kendaraan, biarkan saja menyala namun diam di tempat. Pengunjung mulai mendekati panggung saat Tonight Alive tampil di atas panggung. Dengan formasi frontwoman, pop-punk newcomer asal Sydney, Australia ini sering kali disandingkan namanya dengan PARAMORE. Mereka memang belum memiliki album penuh, selain beberapa EP. Saat saya menanyakan langsung ke sang vokalis, Jenna, rencana debut TA akan rilis pada Oktober mendatang di bawah label Major, SONY Amerika. Yang cukup spesial penampilan mereka pada malam itu adalah, jika kuintet ini sering mengcover ‘In My Eyes’-nya Rufio di setiap repertoarnya, maka malam itu mereka menampilkan vokalis Rufio aslinya, Scott Sellers.

Boleh jadi, dominan pengunjung yang hadir ke acara ini tak lain untuk menyaksikan kuartet garage hard-rock –yang juga berasal dari Australia– The DATSUNS. Praktisnya, jika di Indonesia Anda sudah menyimak ben seperti The S.I.G.I.T, maka negeri kangguru tersebut masih dalam liang genre yang sama –generasi penerus Robert Plan revivalist dengan tipikal vokal yang melengking.

Ben ini langsung meledak sejak merilis debut self-titled (2002) yang menuai banyak pujian. Tanpa waktu panjang, mereka pun langsung tampil di mainstage Ozzfest 2003 bersama Ozzy Osbourne, Marilyn Manson, Korn atau menjadi ben pembuka Metallica pada tur Australia 2004. Namun, lain cerita untuk acara malam itu. Meski aplaus dari penonton terasa seadanya, ben yang terdiri dari Dolf de Borst (vokal, bas), Phil Somerveil (gitar), Christian Livingstone (gitar), & Ben Cole (dram) tetap menghentak & enerjik. Mereka masih memainkan materi-materi dari ke-4 albumnya, a.l.: ‘Sittin' Pretty’, Little Bruise’, Maximum Heartbreak’, Hey, Paranoid People! (What's In Your Head?)’, So Long’, Girls Best Friend’, Mother Fucker From Hell’, Harmonic Generator’, dll.

Memang The Datsun belum lagi merilis rekaman baru sejak rilisan “Head Stunts” (2008). Namun, saat ini mereka sedang proses mixing untuk album kelimanya yang rencana akan rilis akhir 2011. Habis menggeber 12 lagu, atas permintaan penoton, mereka menambah sejujurnya encore, satu lagu yang tak tertulis dalam setlist, yaitu ‘Freeze Sucker.

Atas: The Datsuns, Bawah: Tonight Alive

 TAUTAN

Report & photo: Jurnallica