MENU

 INTERVIEW

NAPALM DEATH

"Logis"

 

Pada 28 Juni 2011, ben grindcore legendaris asal Birmingham, Inggris, NAPALM DEATH menyambangi Jakarta untuk ketigakalinya dalam rangka tur Asia 2011. Beruntungnya, di sela-sela momen tersebut, Jurnallica sempat berbincang-bincang dengan para personilnya [Barney, Shane, Mitch]. Walau semua terjadi secara spontan, namun hasilnya cukup menyenangkan. Berikut petikannya...

 

Bagaimana dengan show malam ini?

Mitch: Bagus. Bahkan lebih baik dari yang terakhir (2007). Karena crowds di pit... [tangan Mitch mengisyaratkan circle pit]

 

Kalian masih suka membawakan lagu cover, seperti Nazi Punks Fuck Off-nya Dead Kennedys, dll. [Bahkan, lagu tersebut semacam tembang wajib dalam repertoar kalian.] Adakah alasan khusus dalam memilih suatu cover?

Shane: Kami dibesarkan dengan lagu-lagu itu. Itu hanya yang kami dengar saat kami tumbuh.

 

Kamu tau kan Indonesia dikenal sebagai negara (mayoritas) muslim?

Barney: Ya.

 

Nah, bagaimana dengan banyaknya ben yang enggan melakukan show ke sini karena alasan tersebut? Sedang kalian malah sudah sampai 3 kali...

Barney: Well, saya pribadi, saya tak ada masalah dengan orang-orang yang menjalankan agama. That's fine. Orang ingin meyakininya, silahkan saja. Saya tidak. I think it's all crap, I've got to be honest. Tapi ini bukan karena saya berprasangka buruk pada umat muslim atau apapun. Orang yang mengenal saya, saya tidak seluruhnya berburuk sangka.

Tapi ya, kadang-kadang...saya ngga mikir ini penting karena mereka tidak mau datang karena ini negara muslim, untuk kebanyakan ben. Saya pikir ini karena mereka takut akan hal yang tak diketahui, kebanyakan. Kamu tau, karena insiden yang paling buruk dengan pemboman dan semacamnya. Dan itu menakutkan orang-orang, no question. Saya tidak mikir ini karena prejudis mereka pada negara-negara muslim. Ini hanya pada hal tersebut [pembomam].

Saya pribadi, saya tak takut apapun. Saya pikir ini bodoh bagi sebagian orang tapi saya tidak. Tapi ini tidak pernah menjadi persoalan buat kami, sungguh. Saya memiliki opini pribadi bahwa, apapun negaranya atau dimanapun tidak dijalankan atas dasar agama. Karena, buat saya, tuhan atau apalah itu tetap bukanlah fakta yang nyata. Di sana tak ada basis faktual yang nyata. Jadi, saya tidak mengerti bagaimana kamu bisa menjalankan hal-hal berdasarkan atas dongeng reliji. Y'know, that's not logical. Tapi itu hanya opini saya.

 

Tahun ini kalian memasuki dekade ke-3. Apa yang membuat kalian tetap eksis sampai sekarang?

Barney: Umumnya untuk ben, dan juga kami, musik dan segalanya. Maksud saya, jika ini tidak merasa enak dan menggairahkan, lalu kami hanya akan bilang no more. Maksudnya, apa gunanya melakukan sesuatu jika itu tidak mengasyikkan sama sekali?

 

Ada rencana untuk album baru?

Barney: Ya, kami sedang menyelesaikan album baru. Sebenarnya ini masih belum selesai tapi segera.

 

Kapan akan rilis?

Barney: Bulan November, saya rasa... Kira-kira November (2011) lah.

 

Ada berapa lagu nantinya?

Shane: Kami merekam 20 lagu. Mungkin yang masuk album sekitar 15 lagu. Selebihnya untuk versi download track, bonus, dsb.

(Juni '11)

 

Poster Napalm Death - Live in Jakarta 2011

[Thanks to Putut for making this interview possible. Also Entulista for helping translation.:)]

 TAUTAN

Interview: Jurnallica | Photo: Putut