GUGUN
BLUES SHELTER akhirnya batal menjadi opening act BON JOVI di
Festival HARD ROCK CALLING 2011, Hyde Park, London seperti yang banyak
diberitakan media di belakangan ini. Batal bukan berarti GBS gagal
tampil di perhelatan tersebut, melainkan jadwal Gugun (vokal, gitar),
Jono (bas), & Bowie (dram) ditempatkan di puncak acara pada Minggu, 26
Juni 2011. Di hari tersebut GBS akan tampil di panggung utama, sejajar
dengan musisi-musisi kelas dunia, seperti: Rod Stewart, Steve Nicks,
Adam Ant, dan Train.
Saat
terakhir ditanya mengenai persiapan khusus GBS untuk acara tersebut,
jawaban Gugun masih senada: belum ada persiapan apa-apa. Rencana basis
Jono akan mengenakan kostum Presiden Soekarno. “Tapi itu hanya simbolik
aja,” ujar Gugun pada konfrensi pers di Hard Rock cafe (17/06).
Jurnallica sempat menanyakan, adakah rencana GBS merilis DVD Live atau
Album Live dari pertunjukan tersebut? “Rencana sih ada. Karena ini
sejarah,” jawab Gugun. Tapi, itu semua kembali pada soal perijinan.
“Jangankan mau ngerekam, bawa kamera SLR aja ga boleh.” Pihak Hard Rock
Jakarta sendiri sempat menjelaskan, “Kalau untuk diperjualbelikan
kayanya ngga mungkin. Itu hanya untuk konsumsi pengunjung Hard Rock.
Tapi nanti kita coba tanya lagi, idenya menarik juga.”
Menjadi satu-satunya ben asal Indonesia (bahkan Asia) untuk tampil di
HARD ROCK CALLING 2011 tentu sebuah kebanggaan.
Tapi juga menyebalkan jika negara tidak memberi sokongan. “Lagipula kita
juga ngga didukung Menbudpar,” singgung Bowie.
Jadi, tak ada misi kenegaraan yang akan dibawa ke sana. “Mau nyanyi
‘Indonesia
Raya’, orang ga akan gubris kalau bir sudah di tangan,” tambah Bowie.
Buat mereka, yang terpenting bagaimana bisa bertemu orang-orang
signifikan di belakang panggung bukan sekedar manggung di depan banyak
orang. “Kalau cuma sekedar main doang, nanti ga ada bedanya dengan
musisi-musisi Indonesia yang lain,” ungkap Bowie yang diamini anggukan
setuju dari Gugun.